Sabtu 22 Februari 2020, 14:02 WIB

Sudah Kantongi Izin, Jakpro Enggan Bahas Kritik Dewan

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Sudah Kantongi Izin, Jakpro Enggan Bahas Kritik Dewan

Ist
Pengaspalan kawasan Monas untuk lintasan balap formula E

 

JAKARTA Propertindo (Jakpro) menganggap penyataan sejumlah anggota DPRD DKI sejumlah pihak terkait pelaksanaan balap formula E di Monas tidak perlu diperdepatkan, soalnya even itu sudah mengantongi izin.

"Enggak ada yang perlu dibahas lagi. Kan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 (tentang Cagar Budaya) sudah jelas kalau cagar budaya itu digunakan sebagai wahana edukasi, teknologi, pariwisata," tegas penyelenggara balap formula E, Corporate Secterary PT Jakpro, Hani Sumarno, Sabtu (22/2).

Dia menyebut saat ini pihaknya memfokuskan pengerjaan infrastrukur lintasan balap Formula E itu. Ia juga mengatakan bakal ada 2000 kru Formula E yang hadir ke Jakarta.

"Nanti kami juga siapkan soal bea masuk karena banyak barang-barang yang datang ke sini. Ada 2000 ribu kru yang datang. Kami bakal list satu-satu juga, sifatnya administrasi memang," kata Hani.

Sedangkan terkait pengaspalan, dibenarkan pihak Jakpro sebagai uji coba di batu alam atau cobble stone di kawasan Monas. Sebagian area Monas akan diratakan dengan aspal mulus untuk lintasan balap Formula E.

Menurut Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Dwi Wahyu Daryoto, uji coba itu untuk menentukan mana yang paling efektif apabila nanti dikembalikan ke cobblestone.

"Lintasan itu ada pelapisan (overlay) dengan standar aspal dari FIA. Tidak ada pengerukan," kata Dwi, Jakarta, Sabtu (22/2).

Uji coba pengaspalan dengan dua metode, yakni dengan Sandsheet dan Geotextile. Rencananya akan dilepas kembali pada Rabu (26/2). Dari uji coba itu bakal ditentukan mana yang lebih efektif.

Untuk lintasan atau trek balapan ditergetkan selesai pada April mendatang. Setelah itu bakal ada uji coba dilintasan yang sudah selesai itu.

"Yang jelas rencananya sebulan sebelum event, tracknya sudah selesai dan bisa dilalui oleh kendaraan umum lainnya seperti biasa," kata Chairman Organising Committee Jakarta E- Prix itu. (OL-2)

Baca Juga

Antara

1680 Warga Jalani Rapid Test, Hanya 2 Persen Positif Covid 19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 30 Maret 2020, 22:02 WIB
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari menuturkan masih terus melakukan test cepat atau rapid test pemeriksaan covid...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Anies Minta RT Hingga PKK Data Kelompok Risiko Tinggi Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:57 WIB
Kriteria masyarakat yang memiliki risiko tinggi yang disebutkan di atas adalah masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun, penderita tekanan...
MI/Andri Widiyanto

Anies Benarkan Kirim Surat Minta Jakarta Dikarantina

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:54 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membenarkan Pemprov DKI Jakarta mengirimkan surat ke pemerintah pusat untuk meminta persetujuan agar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya