Sabtu 22 Februari 2020, 11:11 WIB

Rektor Cantik dari Malang Kepincut Banyuwangi

Usman Afandi | Nusantara
Rektor Cantik dari Malang Kepincut Banyuwangi

Instagram Santoso Risa
Institut Teknologi dan Bisnis ASIA, Malang, Risa Santoso bersama Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas

 

REKTOR Institut Teknologi dan Bisnis ASIA, Malang, Risa Santoso, Tertarik belajar inovasi yang dibuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur.

Risa yang bersama dengan 130 rombongan itu, mulai dari Dosen hingga kareawan staf, langsung ditemui oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, kemarin.

Risa mengaku termotivasi datang untuk berkunjung ke Banyuwangi setelah bertemu dengan Bupati Anas sebelumnya. Pertama saat peluncuran buku #MO (Mobilisasi dan Orkestrasi) oleh Prof Rhenald Kasali dimana di buku itu Banyuwangi diulas sebagai salah satu daerah yang berhasil melakukan strategi "orkestrasi".

"Yang kedua satu panel diskusi di Surabaya. Dari situ, saya merasa harus membawa dosen dan staf kampus ke Banyuwangi untuk belajar melakukan inovasi. Karena itu hari ini saya bawa dosen dan seluruh staf, supaya tahu seperti apa Banyuwangi dan bisa belajar bikin inovasi yang hebat," kata rektor termuda di Indonesia itu.

Di hadapan rektor kelahiran tahun 27 tahun lalu tersebut, Anas menerangkan bahwa inovasi yang saat ini tengah dikembangkan pemkab Banyuwangi sebenarnya berangkat dari keterbatasan yang ada.

"Sumber daya kami ini terbatas. Dengan luasannya yang menyamai 7 kabupaten, APBD kami dulu sekitar Rp 2 triliun. Belum lagi masalah kemiskinan yang harus kami selesaikan. Tidak ada orang yang melirik Banyuwangi untuk dijadikan destinasi. Akhirnya, mau tidak mau kami harus membuat suatu terobosan, yang akhirnya disebut inovasi," kata Anas.

Salah satu caranya, dengan menjadikan pariwisata sebagai payung pembangunan di Banyuwangi. Pariwisata yang dipilih pun adalah ekoturisme, karena Banyuwangi sendiri telah diberkahi kekayaan alam yang lengkap, meliputi hutan, gunung dan pantai.

"Tidak mulus memang, namun kami harus yakin dan berupaya menemukan masalah dari problem yang kami miliki. Masalah kami petakan, hingga ketemu solusinya. Dari proses semacam ini, maka lahirlah beragam inovasi," kata Anas.

Selain itu, imbuh Anas, Pemkab telah menjadikan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat percepatan pembangunan.

"Teknologi ini untuk menjembatani disparitas antara desa dan kota. Kami juga membuat program smart kampung, program layanan publik berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Di mana terdapat tujuh kriteria yang wajib dipenuhi desa untuk menjadi desa yang maju," beber Anas.

Dalam kegiatan tersebut, juga diisi dialog serta sharing terkait program-program inovatif.

"Ini cocok dengan apa yang kami cari. Kami jadi terinspirasi dengan apa yang dilakukan Pak Anas dan tim. Mendengar apa yang disampaikan Pak Anas, kami pun langsung tersemangati untuk berinovasi di kampus," tambah Risa.

"Banyak hal yang bisa diserap dari Banyuwangi. Tidak hanya programnya yang inovatif, bangunan publik seperti pendoponya pun yang dibuat sangat asri dan unik, bahkan juga dimanfaatkan sebagai ruang rapat out door. Banyak hal yang bisa diserap dari Banyuwangi," pungkas Risa. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/John Lewar

Bupati Manggarai Barat Serukan Gunakan Masker, Warga: Stok Kosong

👤John Lewar 🕔Selasa 07 April 2020, 21:08 WIB
"Sudah diimbau ke seluruh masyarakat. Karena virus ini bisa menyerang melalui pernafasan,"...
MI/Reza Sunarya

Pemkab Subang Temukan Kasus Pertama Positif Covid-19

👤Reza Sunarya 🕔Selasa 07 April 2020, 21:05 WIB
PEMERINTAH Kabupaten Subang, Jawa Barat mengkonfirmasi  1 pasien positif korona pertama di sana. Pasien merupakan warga  Subang...
ANTARA/ANDREAS FITRI ATMOKO

Kemenag Yogyakarta Siapkan Panduan Ibadah dari Rumah saat Ramadan

👤Antara 🕔Selasa 07 April 2020, 20:57 WIB
Sejalan dengan imbauan dari berbagai organisasi Islam besar yang ada di Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang mengimbau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya