Sabtu 22 Februari 2020, 09:20 WIB

Pameran Kenduri Kebangsaan Disambut Antusias

Ferdian ananda Majni | Politik dan Hukum
Pameran Kenduri Kebangsaan Disambut Antusias

MI/Ferdian ananda Majni
Ketua Yayasan Sukma, Lestari Moerdijat (kedua kanan), menabuh rebana bersama guru dan siswa saat meresmikan pameran Kenduri Kebangsaan.

 

KETUA Yayasan Sukma Bangsa, Reri Lestari Moerdijat, meresmikan pameran Kenduri Kebangsaan dengan mengusung tema Keacehan, keislaman, dan keindonesiaan di kompleks Sekolah Sukma Bangsa, Desa Cot Keutapang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, kemarin.

"Saya ikut mendirikan sekolah ini. Ada tiga sekolah hari ini, tapi kenapa kita memilih di sini karena sejarah mencatat Bireuen memiliki arti dan peran yang sangat penting dalam perjalanan sejarah Republik Indonesia dan pernah menjadi ibu kota Republik Indonesia meskipun sebentar," kata perempuan yang akrab disapa Reri itu.

Reri yang juga Wakil Ketua MPR itu mengaku bahagia dan bersyukur mendapatkan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah acara yang penuh kehangatan dan keakraban tersebut. Apalagi Kenduri Kebangsaan nantinya akan dikunjungi presiden Jokowi dan sejumlah menteri kabinet.

"Semua keluarga besar Sukma Bangsa bahwa hari ini kita bersama-sama membuka dan akan menyelenggarakan pameran yang akan menjadi simbol kebahagiaan kita dan kesiapan kita untuk membangun Aceh baru menuju Indonesia Maju. Besok (hari ini) pagi rencananya pada pukul 08.30 Presiden Joko Widodo akan berada di tengah-tengah kita dan membuka acara kenduri dan bersama-sama," sebutnya.

Menurutnya, Kenduri Kebangsaan merupakan momentum kebangkitan dan kemajuan masyarakat Aceh ke depannya. Kegiatan ini juga melibatkan segenap unsur pemerintahan Aceh dan masyarakat Aceh sendiri.

"Kita selalu berdoa Aceh terus menjadi Aceh yang damai, bahagia, dan Aceh yang maju untuk Indonesia.''

Kenduri Kebangsaan digagas oleh Media Group, Yayasan Sukma, dan Forum Bersama anggota DPR dan DPD RI asal Aceh untuk mempersatukan elemen masyarakat, politik, dan pemerintah dalam pembangunan, serta kebangsaan Aceh.

Acara itu menyuguhkan pameran keacehan oleh Universitas Syiah Kuala, keislaman oleh UIN Ar-Raniry dan Institute Agama Islam Al-Muslim, serta pameran keindonesiaan oleh Sekolah Sukma Bangsa, Sekolah Modal Bangsa, dan Fatih Bilingual School. (Fer/P-1)

Baca Juga

MI/SUSANTO

Dikritik, Kapolri: Penegakan Hukum tidak bisa Puaskan Semua Orang

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 April 2020, 13:44 WIB
Salah satunya Surat Telegram Nomor ST/1100/IV/HUK.7.1/2020 mengenai penghinaan terhadap presiden dan pejabat negara. Surat telegram itu...
MI/M. Irfan

DPR Dukung Pemulangan WNI Dilakukan Secara Mandiri

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Rabu 08 April 2020, 13:27 WIB
Syaifullah menjelaskan, ada tiga klaster besar penanganan WNI di luar negeri di tengah pademi...
MI/MOHAMAD IRFAN

YLBHI Desak Polisi Cabut Kebijakan Represif Saat Wabah Covid-19

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 April 2020, 12:12 WIB
Aturan itu berpotensi melanggar due process of law dan mendorong semakin banyaknya penangkapan terhadap masyarakat yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya