Sabtu 22 Februari 2020, 02:40 WIB

Dokter Muda di Wuhan Meninggal

Nur Aivanni | Internasional
Dokter Muda di Wuhan Meninggal

Christof STACHE / AFP
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus.

 

PENINGKATAN jumlah kasus baru virus korona di Korea Selatan, Iran, dan rumah sakit dan penjara Tiong-kok meningkatkan kekhawatiran penyebaran penyakit mematikan yang mene-waskan 2.200 orang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan negara-negara menghadapi masalah serius jika mereka gagal menghadapai keganasan virus korona atau covid-19, yang telah menginfeksi lebih dari 75.000 orang di Tiongkok dan lebih dari 1.100 orang di luar negeri.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan infeksi wabah virus korona ini masih bisa terus menyebar di luar Tiongkok. "Kita senang dengan tren penurunan ini, tapi ini bukannya waktu untuk berleha-leha," kata Tedros di Jenewa, Swiss, kemarin.

Tenaga media yang menjadi korban keganasan virus korona juga makin bertambah. Otoritas Kesehatan Wuhan mengatakan, seorang dokter, Peng Yinhua, 29, yang be-kerja di Rumah Sakit Rakyat Pertama Distrik Jiangxia, telah tertular infeksi saat bekerja di sana.

Peng, yang pernah tampil di media pemerintah sebelumnya karena menunda pernikah-annya untuk tetap bekerja, dirawat di rumah sakit pada 25 Januari. Kondisinya memburuk pada 30 Januari, ketika dia dikirim ke rumah sakit Jinyintan di Wuhan untuk perawatan darurat. Dia meninggal pada Kamis (20/2) malam pukul 09.50 waktu setempat.

Kematiannya terjadi ketika Tiongkok melaporkan peningkatan kasus baru dari virus korona, dengan 1.109 infeksi baru. Jumlah total kasus di daratan Tiongkok menjadi 74.685. Korban meninggal telah mencapai 2.236 orang, dengan 118 kematian baru pada Kamis (20/2).

Kasus di penjara

Juga telah muncul lebih dari 500 kasus yang telah dikonfirmasi di penjara di seluruh Tiongkok.

Pada Jumat, Provinsi Hubei merevisi jumlah kasus yang baru dikonfirmasi menambahkan 220 infeksi dari sistem penjara provinsi tersebut. Pejabat tidak mengatakan kapan infeksi itu terjadi, tetapi mengatakan bahwa total 271 kasus.

Di penjara Rencheng, 200 tahanan dan tujuh penjaga dinyatakan positif korona. Di penjara Shilifeng ada 34 tahanan terinfeksi virus itu, termasuk 27 kasus baru.

Pihak berwenang mendirikan rumah sakit spesialis dan mengirim tim inspeksi ke penjara. Korsel melaporkan 48 kasus baru terjangkit covid-19, kemarin sore, sehingga total nasional menjadi 204 kasus.

Kasus terbaru terdeteksi di Gereja Shincheonji Yesus di Kota Daegu selatan, dengan 46 orang dinyatakan positif terjangkit virus korona. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) mencatat 100 anggota di gereja Shincheonji terinfeksi.

Iran juga mengonfirmasi tiga kasus baru setelah dua orang meninggal akibat virus korona di Kota Qom.

Sementara itu, seorang warga Italia positif terinfeksi virus korona setelah bertemu dengan temannya yang baru saja kembali dari Tiongkok. Dua orang lainnya, termasuk istri pasien yang terinfeksi korona dinyatakan positif.

Anggota Pemerintah Daerah Lombardy, Giulio Gallera mengatakan, warga Italia yang terinfeksi itu makan malam bersama dengan seorang temannya yang baru kembali dari Tiongkok.(AFP/Channel News Asia/The Guardian/I-1)

Baca Juga

Getty.image/AFP/M.Sharma

Pasangan Bayi Kembar Diberi Nama 'Corona' dan 'Covid' di India

👤Deri Dahuri 🕔Senin 06 April 2020, 00:47 WIB
Bayi kembar itu dilahirkan ibunya, Preeti Verma, 27, hanya selang dua hari setelah penerapan lockdown untuk mencegah penyebaran...
AFP

Malaysia Catat 179 Kasus Covid-19 Baru, 90 Lainnya Pulih

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 April 2020, 21:27 WIB
Otoritas kesehatan Malaysia mengatakan ada 179 kasus covid-19 baru yang dilaporkan siang hari ini, Minggu (5/4), meningkatkan angka...
Ilustrasi

Berisik Saat Lockdown, Pria Tembak Mati Lima Orang

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Minggu 05 April 2020, 21:19 WIB
Seorang pria di Rusia menembak mati lima orang karena ribut berisik pada malam hari di jalan di bawah huniannya, kata para penyelidik,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya