Sabtu 22 Februari 2020, 05:40 WIB

Dua Warga Batan Indah Terpapar Radiasi Cesium

(Aiw/Medcom.id/H-2) | Humaniora
Dua Warga Batan Indah Terpapar Radiasi Cesium

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.
Tim Badan Tenaga Nuklir Nasional bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) melakukan Dekontaminasi di Perumahan Batan Indah

 

DUA dari sembilan warga Perumahan BATAN Indah, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, dinyatakan positif terpapar zat radioaktif Cesium (Cs -137) dengan aktivitas sebesar 330 Bq dan 884 Bq. Dosis yang diterima mereka masing-masing sebesar 0.05 dan 0.12 miliSv/tahun.

"Jika dibandingkan dengan nilai batas dosis masyarakat yang ditetapkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) sebesar 1 mili silvert/tahun, nilai tersebut masih di bawah batas yang diperbolehkan," kata Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Heru Umbara kepada Media Indonesia di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, kondisi itu tidak menimbulkan dampak apa pun pada tubuh warga yang terkontaminasi, sehingga tidak ada tindakan khusus selain pemantauan kesehatan berkala.

Kondisi ini, sambungnya, juga masih sangat jauh dari resiko terjadinya kelainan darah (berupa aberasi kromosom) akibat paparan radiasi berlebih, yakni setelah dosis 200 miliSv.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Bapeten Abdul Qohhar menambahkan, secara teori, paparan zat radioaktif cesium 137 di dalam tubuh manusia akan luruh dalam periode 70 hari. Sedangkan jika di udara luar, masa peluruhan akan berlangsung 30 tahun. Hingga hari ke-8, kemarin, proses pembersihan atau dekontaminasi area terpapar radioaktif CS-137 masih dilakukan. Pembersihan akan berlangsung maksimal hingga 20 hari. (Aiw/Medcom.id/H-2)

Baca Juga

MI/ Adi Kristiadi

Minim APD, Petugas Medis di Kalsel Terpaksa Pakai Jas Hujan

👤Denny Susanto 🕔Minggu 05 April 2020, 23:30 WIB
Kalau para tenaga medis terpapar korona, lalu siapa yang akan menyembuhkan...
Ilustrasi

IDI Catat Total 24 Dokter Meninggal Terkait Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Minggu 05 April 2020, 22:54 WIB
Di antara para korban yang meninggal akibat Covid-19, terdapat tenaga medis yang telah berjuang di garda depan untuk merawat para...
MI/ Ramdani

MPR Minta Pemerintah Lindungi Tenaga Medis Secara Maksimal

👤Ade Alawi 🕔Minggu 05 April 2020, 22:43 WIB
Menurutnya, sebagai garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19 ini, dokter dan para tenaga kesehatan adalah kelompok yang paling rawan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya