Jumat 21 Februari 2020, 23:05 WIB

Dinas LH DKI Bantah Penelitian yang Sebut Sungai Ciliwung Terkoto

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dinas LH DKI Bantah Penelitian yang Sebut Sungai Ciliwung Terkoto

MI/Andry Widyanto
Kondisi Sungai Ciliwung yang diapti perumahan kumuh

 

DINAS Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta membantah Sungai Ciliwung sebagai sungai terkotor menurut riset yang dilakukan oleh hidrologis Tim van Emmerik. Emmerik adalah hidrologis pemegang gelar doktor dari Delft University, Belanda.

Kepala Dinas LH DKI Andono Warih menyebut Sungai Ciliwung relatif berkondisi lebih bersih dari sampah dibandingkan 12 sungai lainnya yang mengalir di ibu kota.

"Jadi kalau Ciliwung itu dibanding yang lain sebetulnya sih kalau dari pemantauan kualitas, pemantauan kualitas itu kan parameternya organik, anorganik, gitu ya. Itu sih relatif masih lebih bagus di titik yang kita pantau," kata Andono di Balai Kota, Jumat (21/2).

Dari pantauan visual pun menurut Andono sudah bisa terlihat bahwa Sungai Ciliwung relatif lebih baik kondisinya. Terkecuali saat musim hujan, Ciliwung memang menjadi lebih kotor akibat sampah yang ikut hanyut bersama air kiriman dari hulu.

"Makanya titiknya itu di mana, ukurannya apa. Plastik secara visual saja kita garuk tuh, juga dengan yang lain-lain. Saya punya foto Kalibaru Barat, Kalibaru Timur. Dari depok itu kotor banget malah kami yang angkatin sampah-sampahnya dari dinas di Bogor minta bantuan kami saring sampah," tukasnya.

Baca juga : Jokowi Ajak Masyarakat Pulihkan DAS dengan Agroforestri

Andono juga menegaskan meski secara kewenangan Sungai Ciliwung berada di bawah pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC), pihaknya tetap melakukan pembersihan sampah yang hanyut dan memenuhi sungai itu.

Ia juga menyiagakan armada alat berat dan petugas di Pintu Air Manggarai sebagai komitmen menjaga kebersihan sungai terpanjang di Jakarta itu.

"Tapi kalau sampahnya ya kita nggak biarkan. Kalau di sanakan ya kita harus kerjainlah. Kecuali kalau mau konstruksi baru izin. Di mana namanya di Pintu Air Manggarai kalau bukan kewenangan gimana. Dua hari ini saja sampai puluhan truk. Kira-kira itu. Kami tidak membiarkan sampah-sampah mengambang di Jakarta," tegasnya.

Sebelumnya, hidrologis asal Belanda Tim Van Emmerik menyebut dari hasil penelitian pada 2018, Sungai Ciliwung turut dalam daftar sungai terkotor di dunia.

Dari sampel air Sungai Ciliwung yang diteliti hasilnya Sungai Ciliwung menjadi yang terkotor di antara 20 sungai lainnya di Eropa dan Asia Tenggara.

Mikroplastik yang terkandung di dalam air sungai lebih dari 5 milimeter. Sebanyak 20.000 bahan plastik mengalir dari sungai ini ke Laut Jawa setiap jam. Angka ini lebih tinggi dari Sungai Chao Praya di Thailand yang menghanyutkan 5.000 bahan plastik perjam ke laut. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Perempuan Tangguh Indonesia

Aksi Kemanusiaan Gotong Royong Siaga Covid-19

👤Sri Purwandhari 🕔Senin 06 April 2020, 18:15 WIB
Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai sektor di mana-mana. Banyak yang menjadi korban, tapi gerakan kemanusiaan terus bermunculan....
MI/Akhmad Safuan

Pemprov DKI: Orang Sehat Cukup Pakai Masker Kain

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 06 April 2020, 17:49 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan agar seluruh warga konsisten menggunakan masker saat bepergian untuk mencegah penularan...
ANTARA FOTO/Didik Suhartono

Polisi Tangkap 20 Warga yang Asik Fitnes dan Nongkrong di Kafe

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 06 April 2020, 17:47 WIB
Semua tersangka ini juga dinilai telah melanggar Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya