Jumat 21 Februari 2020, 21:58 WIB

Dongkrak PAD Pariwisata, Pemkab Cianjur MoU dengan KRC-LIPI

Benny Bastiandy | Nusantara
Dongkrak PAD Pariwisata, Pemkab Cianjur MoU dengan KRC-LIPI

MI/Setyabudi
Bunga Bangkai mekar sempurna salah satu koleksi Kebun Raya Cibodas, Cianjur

 

DONGKRAK  pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menandatangani nota kesepahaman (Mou) dengan Kebun Raya Cibodas-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (KRC-LIPI), kemarin.

Kesepakatan kerja sama itu menyangkut retribusi dan penerimaan bukan pajak sebagai upaya meningkatkan PAD dari sektor pariwisata.

MoU itu ditandatangani Plt Bupati Cianjur Herman Suherman dan Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Hendrian di Pendopo Cianjur.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, penandatanganan MoU dengan KRC-LIPI merupakan lanjutan kesepakatan sebelumnya yang sudah berakhir.

"Tahun ini kami (Pemkab Cianjur) menargetkan bisa mendapatkan PAD dari retribusi pengunjung Kebun Raya Cibodas sebesar Rp5,6 miliar," kata Herman.

Herman menyebut target PAD dari retribusi di Kebun Raya Cibodas sudah berdasarkan penghitungan matang. Karena itu, Herman optimistis targetnya bisa tercapai. Apalagi tahun lalu pun PAD dari retribusi di Kebun Raya Cibodas melebihi target.

"Tahun lalu targetnya sekitar Rp5,3 miliar. Tapi realisasinya mencapai Rp5,878 miliar atau 110,9%. Melebihi target," tegas Herman.

Penandatanganan kesepahaman juga tak hanya untuk meningkatkan PAD bagi Kabupaten Cianjur. Lebih dari itu meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan.

"Ini menjadi acuan bagi Pemkab Cianjur dan LIPI dalam rangka meningkatkan pendapatan negara bukan pajak," pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana, mengatakan PAD sektor pariwisata Kabupaten Cianjur paling besar berasal dari retribusi di Kebun Raya Cibodas.

Tahun lalu dari target PAD keseluruhan sebesar Rp6,8 miliar sedangkan retribusi dari Kebun Raya Cibodas diproyeksikan sebesar Rp5,6 miliar. "Memang retribusi dari KRC-LIPI cukup besar," kata Yudi. (OL-2)


 

 

Baca Juga

MI/SUPARDJI RASBAN

Papua Terapkan Pembatasan Sosial, Bukan Lockdown

👤Marcelinus Kelen 🕔Selasa 31 Maret 2020, 23:30 WIB
Papua tidak memberlakukan lockdown, tapi hanya pembatasan sosial yang diperluas dengan berbagai...
MI/Ramdani

Papua Perpanjang Masa Pembatasan Sosial dan WFH

👤Marcelinus Kelen 🕔Selasa 31 Maret 2020, 23:15 WIB
Berdasarkan Surat Edaran No. 440/3705/SET maka Perpanjangan Waktu Kerja di Rumah berlaku hingga 13 April 2020. Namun, akan dievaluasi lagi....
Dok. Pemkab Tabanan

DPRD dan Pemkab Tabanan Gelar Sidang Paripurna VirtualĀ 

👤Achmad Maulana 🕔Selasa 31 Maret 2020, 22:30 WIB
Dipimpin langung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, sidang dihadiri Ketua DPRD I Made Dirga, dan para Kepala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya