Jumat 21 Februari 2020, 20:09 WIB

Jokowi Ingatkan RI Jangan Kalah sama Vietnam

Rudi Kurniawansyah | Ekonomi
Jokowi Ingatkan RI Jangan Kalah sama Vietnam

Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo di pabrik Asia Pacific Rayon (APR), Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (21/2/2020).

 

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bangsa Indonesia harus menjadi negara yang cepat untuk bisa unggul dalam persaingan antarnegara. Pasalnya, saat ini dalam persaingan global, negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat.

"Saya tegaskan. Persaingan kita antarnegara. Negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Dan kita ingin menjadi negara yang cepat," tegas Presiden Jokowi saat peresmian pabrik PT Asia Pasific Rayon (APR) di Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat (21/2).

Baca juga: Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Rampung Sebelum Lebaran

Dia menjelaskan, APBN senilai sekitar Rp2 ribu triliun hanya berpengaruh 16% terhadap pertumbuhan negara. Bahkan, akumulasi APBN dan APBD seluruh Indonesia hanya berkontribusi sebanyak 23% untuk negara.

"Jadi sebanyak 77% pertumbuhan ekonomi itu dari investasi. Sisanya 23% dari APBN dan APBD. Itu saat ini berlaku di seluruh negara," jelas Jokowi.

Baca juga: Jokowi Resmikan Pabrik Rayon Terintegrasi di Riau

Presiden juga mengapresiasi Kabupaten Pelalawan, Riau, yang memiliki fasilitas nursery pembibitan tanaman industri yang dikelola Raja Garuda Emas (RGE) sebanyak 200 juta bibit yang merupakan jumlah persemaian terbesar di dunia. Belum lagi teknologi rayon serat kayu yang bisa diubah menjadi kain, garmen, dan tekstil yang merupakan teknologi tercanggih di dunia.

"Jadi teknologi itu ada di Indonesia. Ada di Kabupaten Pelalawan ini. Ini membuktikan kita, Indonesia tidak kalah dengan Eropa dan Amerika," ungkap Presiden.

Baca juga: Jokowi Resmikan Renovasi Madrasah Tsanawiah 3 Pekanbaru Riau

Presiden menambahkan Indonesia sudah masuk dalam negara G20. Selain itu, secara GDP Indonesia berada pada posisi rangking 16 besar dan 7 besar dunia untuk pertumbuhan ekonomi.

"Kita ini jangan kufur nikmat. Anugerah seperti ini tidak disyukuri. Indonesia sudah tidak kalah dari Eropa dan Amerika. Apalagi dalam teknologi kayu menjadi kain dan garmen. Jadi saya pesankan, jangan sampai kalah saing dengan Vietnam," tegas Presiden.

Sementara Gubernur Riau Syamsuar mengatakan PT Asia Pasific Rayon (APR) menjadi salah satu penanam modal dan investasi terbesar di Riau. Dengan investasi yang mencapai Rp15 triliun atau sekitar 3/4 dari total investasi yang tercatat sebesar Rp20 triliun di Riau.

"Ini tentu akan membuka pintu lapangan kerja dan memajukan perekonomian daerah," ungkap Gubernur.(X-15)

 

 

 

 

Baca Juga

Ist/Kementan

Diperkirakan, Konsumsi Kopi Dunia Meningkat 5%

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 16:12 WIB
Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Tri Joko Santoso mengatakan, karena konsumsinya meningkat, maka di...
Ist/Kementan

Petani Solok Bisa Jual Minyak Sereh Wangi ke Eksportir

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 16:05 WIB
Ketua Kelompok Tani Agribisnis Atsiri Kota Solok, Djanuardi, mengatakan, sereh wangi  yang ditanam petani disuling sendiri dengan...
Ist/Kementan

Tanaman Padi Padi Palawija di Gunung Kidul Telah Menghijau

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 15:09 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gununungkidul,  Ir.Bambang Wisnu Broto bersama jajaran melakukan monitoring lapangan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya