Jumat 21 Februari 2020, 19:46 WIB

Infak Masjid Sumbar Rp862 juta Ditilep, MUI Minta Diusut Tuntas

Antara | Nusantara
Infak Masjid Sumbar Rp862 juta Ditilep, MUI Minta Diusut Tuntas

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Masjid Raya Sumbar

 

WAKIL Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Amirsyah Tambunan mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan penggelapan dana Masjid Raya Sumatera Barat.

"Penggelapan ini harus diusut tuntas. Oknum ini jika terbukti harus diberi sanksi untuk efek jera. Apalagi dana infak sodaqoh masjid," kata Amir ditemui di Gedung MUI, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kasus dugaan penyelewengan dana masjid itu menjadi pelajaran bagaimana seharusnya dana umat dikelola dengan baik secara transparan dan akuntabel.

Dengan begitu, kata dia, dana umat bisa dipertanggungjawabkan ke publik. Tidak kalah penting juga adalah perlunya penguatan manajemen organisasi masjid sehingga peluang terjadinya penggelapan dapat ditekan.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Inspektorat Provinsi Sumatera Barat Mardi mengatakan sedang menangani oknum ASN Provinsi Sumbar yang diduga melakukan penggelapan.

Iia mengatakan oknum ASN berinisial YRN diduga menggelapkan uang milik negara dan umat bernilai lebih dari Rp1,5 miliar lebih. Rinciannya, Rp862 juta milik Masjid Raya Sumatera Barat, uang ABPD untuk Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumbar Rp629 juta dan uang pajak Rp56 juta.

Wasekjen MUI Amirsyah mendesak perlunya tata kelola keuangan dan manajemen yang baik bagi masjid salah satu instrumennya adalah lewat ormas Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Saya sarankan ke DMI, Pak Jusuf Kalla mantan Wapres sebagai pemimpinnya, agar masjid dikelola dengan tata keuangan transparan akuntabel. Manajemen organisasi juga perlu diperkuat," kata dia.(OL-4)

Baca Juga

MI/Januari Hutabarat

Petani Tapanuli Utara Diminta tidak Jual Beras ke Luar Daerah

👤Januari Hutabarat 🕔Selasa 07 April 2020, 17:43 WIB
Menurutnya  luas lahan panen padi sawah dan padi gogo di daerah tersebut 2020 49.253,34 hektare dengan produksi gabah kering ...
MI/Palce Amalo

PDP Sembuh di NTT Lima Orang, 18 Sampel Negatif Korona

👤Palce Amalo 🕔Selasa 07 April 2020, 17:39 WIB
"Saat ini ODP yang dirawat enam orang dan PDP yang dirawat sembilan orang,"...
blog.ajengnurbayanti

Puskesmas Kejaksaan Cirebon Buka Pelayanan Daring

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 07 April 2020, 17:35 WIB
PUSKESMAS Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat membuka layanan daring/online. Hal ini untuk mencegah sebaran virus korana (Covid-19) dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya