Jumat 21 Februari 2020, 15:50 WIB

Aksi 212, Polda Kerahkan 200 Personel Amankan Lalin di Monas

Ilham Ananditya | Megapolitan
Aksi 212, Polda Kerahkan 200 Personel Amankan Lalin di Monas

MI/Fransisco Carolio
Peserta reuni 212 membentangkan bendera Merah Putih di kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12).

 

AKSI unjuk rasa 212 pada Jum'at (21/1) ini digencarkan tiga kelompok besar sebagai inisiator, yaitu PA 212, GNPF Ulama dan FPI. Unjuk rasa dilaksanakan di silang Monumen Nasional (Monas) sisi barat yang bertajuk "Aksi 212 Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI".

Polda Metro Jaya mengerahkan 200 personel untuk mengamankan lalu lintas di sekitar Monas.

"Massa aksi ada sekitar 1000-2000 orang. Nanti massa akan berkumpul di putaran simpang Monas barat. Kemudian untuk pengalihan arus sifatnya situasional. Seperti hari ini, mulai pukul 11.30 WIB sudah ditutup. Kita siapkan 300 personel, namun hanya 200 personel yang atur lalu lintas. Sisanya ditempatkan di Sudirman-Thamrin," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Condro, Jum'at (21/1).

Kemudian, arus dari arah harmoni menuju Istana Kepresidenan dibelokkan ke kiri menuju Jalan Veteran, atau ke kanan ke arah Tomang. Sementara itu, arus dari selatan ke utara masih dibuka untuk ke Kebon Sirih sampai Bundaran Patung Kuda. Kecuali, dari sisi Bundaran Patung Kuda sampai Istana, sampai saat ini hanya bisa dilintasi armada Transjakarta.

Baca juga: Seratus Ribu Orang Akan Hadiri Aksi 212 Berantas Mega Korupsi

"Nanti, massa menumpuk dan menutup arus Transjakarta. Maka dari arah Budi Kemuliaan yang mau ke arah Patung Kuda ini kita lakukan penutupan total," imbuh Sambodo.

Jika ada penutupan arus penutupan total, maka akses di Jalan Kebon Sirih ditutup, kemudian dibelokkan ke arah Budi Kemuliaan lalu menuju Menteng. Sehingga, penutupan jalan arah Budi Kemuliaan hingga Bundaran Patung Kuda ditutup total.

"Mudah-mudahan dengan pengalihan arus seperti ini, lalu lintas tidak tersendat sama sekali. Walaupun tidak bisa dihindari adanya kepadatan dan kemacetan yang terjadi," jelasnya.

Mengingat sifatnya situasional, pihaknya juga langsung mengerahkan petugas untuk pembukaan akses jalan kembali. Dalam hal ini, jika ruas jalan dapat dilalui dan massa sudah bubar. Setidaknya ada empat titik utama yang bakal ditutup. "Ada di bundaran air mancur ini, kemudian di Kebon Sirih, di Jalan Perwira dekat Mabes AD dan Harmoni. Ketika kita menutup di satu titik, tentu pengalihannya ada rekayasa lalu lintas. Kalau tidak bakal macet," tutupnya.(OL-11)

 

Baca Juga

MI/Kisar Rajagukguk

Jumlah Warga Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Jakarta Turun

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 10 Juli 2020, 16:55 WIB
Jumlah warga yang meninggal dunia akibat covid-19 di DKI Jakarta mengalami penurunan. Pada 8 Juli, tiga orang meninggal dunia, pada 9 Juli,...
Antara/Aditya Pradana

Kasus Maria Pauline, Polri Kirim Surat ke Kedutaan Belanda

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 10 Juli 2020, 16:19 WIB
Mengingat, pembobol Bank BNI itu memiliki status kewarganegaraan Belanda. Bareskrim Polri meminta Kedutaan Belanda untuk memberikan...
ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Metro TV Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Yodi

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 10 Juli 2020, 16:07 WIB
Atas nama Metro TV, Arief meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Hal itu, sambungnya, dilakukan demi keadilan bagi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya