Kamis 20 Februari 2020, 18:11 WIB

Pemprov DKI : Formula E Harus Dikenal Dunia dan Akhirat

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Pemprov DKI : Formula E Harus Dikenal Dunia dan Akhirat

Insi Nantika Jelita
Sekda DKI Saefullah

 

SEKDA DKI Jakarta Saefullah angkat bicara soal kritikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri soal trek Formula E di Monas. Ia menganggap balapan mobil berbasis listrik itu perlu diadakan di Monas agar dikenal luas masyrakat..

"Kan kita ingin (Formula E) Indonesia dikenal dunia akhirat. Ngapain tanggung-tanggung terkenal di dunia? Terkenal di dunia dan akhirat. Ya kan? Kan kita percaya setelah ada dunia ada akhirat," ujar Saefullah di Gedung Balai Kota, Jakarta, Kamis (20/2).

Saefullah mengatakan Monas merupakan ikon nasional yang kebetulan berada di Jakarta. Adanya Formula E itu menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan.

Ajang Formula E akan digelar dalam empat bulan ke depan. Jakarta dijadwalkan akan menjadi tuan rumah Formula E pada 6 Juni 2020 mendatang

"Kami ingin pada waktunya nanti disorot oleh banyak kamera TV Nasional dan Internasional. Sehingga 'Oh ini ada ya namanya Tugu Monas, Monumen Nasional di Jakarta, Indonesia' sehingga orang semakin tahu seperti apa sih," kata Saefullah.

 

Baca juga: Ikatan Ahli Arkeologi Protes Keras Formula E di Monas

 

Ia pun memastikan Pemprov DKI tidak akan merusak kawasan Monas. Diketahui, rute Formula E dimulai dari sisi selatan Monas atau Jalan Plataran Merdeka ke arah pintu Tenggara Monas dekat Gambir, lalu melintas di Jalan Medan Merdeka Selatan atau depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Setelah itu, menuju kawasan Patung Kuda, kemudian masuk ke Monas lewat pintu Barat Daya Monas dan kembali ke sisi selatan

"Kan enggak ada yang dirusak. Siapa yang mau ngerusak? Enggak ada. Ini semua urusan membangun, enggak ada urusan merusak," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana

Kasus Maria Pauline, Polri Kirim Surat ke Kedutaan Belanda

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 10 Juli 2020, 16:19 WIB
Mengingat, pembobol Bank BNI itu memiliki status kewarganegaraan Belanda. Bareskrim Polri meminta Kedutaan Belanda untuk memberikan...
ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Metro TV Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Yodi

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 10 Juli 2020, 16:07 WIB
Atas nama Metro TV, Arief meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Hal itu, sambungnya, dilakukan demi keadilan bagi...
Dok.MI

Karyawan Metro TV Ditemukan Meninggal di Pinggir Tol

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 10 Juli 2020, 15:48 WIB
Yodi ditemukan meninggal setelah sempat hilang sejak Selasa lalu. Kabar penemuan mayat tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Pesanggrahan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya