Kamis 20 Februari 2020, 18:06 WIB

Erick Thohir Tunjuk Menkeu Era SBY Jadi Komisaris Utama BNI

Faustinus Nua | Ekonomi
Erick Thohir Tunjuk Menkeu Era SBY Jadi Komisaris Utama BNI

Antara
Mantan Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo

 

MENTERI BUMN Erick Thohir menunjuk mantan Menteri Keuangan RI tahun 2010-2013 Agus DW Martowardojo sebagai Komisaris Utama PT Bank Nasional Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Agus yang juga merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) resmi menjadi Komut BNI usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan perusahaan hari ini, Kamis (20/2).

Baca juga: Menteri BUMN Tunjuk 3 Direktur Baru Bahana

Erick mengatakan, dengan masuknya Agus dalam jajaran komisaris, perseroan bisa meningkatkan kinerja baik dalam negeri maupun penguatan pasar di luar negeri.

"Dengan pengalaman Pak Agus DW Martowardojo di dunia perbankan, kita harapkan bisa bekerja sama dengan direksi dan menjadikan BNI sebagai Bank BUMN yang lebih besar lagi," kata dia dalam keterangan resmi (20/2).

Menteri BUMN Erick Thohir. (Antara)

Baca juga: Riza Pahlevi Tetap Jabat Dirut Timah Tbk

Seperti diketahui, pria yang akrab dipanggil Agus Marto lahir di Amsterdam, Belanda, 24 Januari 1956.

Ia berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada usia 28 tahun dari Universitas Indonesia. Dalam pendidikan ini, Agus juga meneruskan kuliahnya di bidang perbankan di State University of New York dan Stanford University di Amerika. Kemudian dia melanjutkan pendidikannya ke Institute Banking & Finance di Singapura.

Baca juga: Bos PT Maxima Tersangka Baru Jiwasraya

Agus memulai kariernya pada usia 28 tahun di perbankan sebagai Officer Development Program (ODP) di Bank of America, sebagai International Loan Office. Kariernya terus menanjak, pada akhirnya Agus berkerja di Bank Niaga sebagai Vice President, Corporate Banking Group di Surabaya dan Jakarta.

Puncak karir Agus Marto ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono pada 2010-2013. Terakhir, Agus Marto menduduki Gubernur Bank Indonesia pada 2013-2018.(X-15)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ampelsa

Kementan-Kemendag Sepakat soal Impor Bawang

👤E-3 🕔Senin 30 Maret 2020, 00:20 WIB
Kementerian Pertanian pun telah menerbitkan RIPH bawang putih sebanyak 450 ribu ton kepada 54 importir dan 227 ribu ton untuk bawang bombai...
Sumber: OJK/NRC

Relaksasi Kredit hanya untuk Debitur Terdampak

👤M Ilham Ramadhan 🕔Senin 30 Maret 2020, 00:00 WIB
Perlu aturan teknis yang lebih detail guna memperjelas batasan nasabah atau debitur yang berhak menerima relaksasi ...
ANTARA/FAUZAN

Klarifikasi Jubir Lion Air Soal Kecelakaan di Filipina

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 29 Maret 2020, 23:40 WIB
"Lion Air Group sampai saat ini tidak beroperasi baik secara berjadwal atau sewa tertentu (charter) di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya