Kamis 20 Februari 2020, 17:44 WIB

12 Ribu Pelari Perebutkan Rp1 Miliar di Mandiri Jogja Marathon

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
12 Ribu Pelari Perebutkan Rp1 Miliar di Mandiri Jogja Marathon

Antara
Peserta melintasi kawasan Candi Sewu saat acara Mandiri Jogja Marathon 2019 di Klaten, Jateng.

 

LOMBA lari bertajuk Mandiri Jogja Marathon 2020 yang memperebutkan hadiah lebih dari Rp1 miliar akan diikuti 12 ribu pelari dari dalam dan luar  negeri. Lomba digelar dua hari, yaitu 28-29 Maret 2020.

Menurut Vice President Corporate Communications Bank Mandiri, Rudi As  Aturridha mengatakan, animo pecinta olahraga lari terhadap event ini  sungguh luar biasa. Dari luar negeri, ada 131 pelari yang ikut serta dalam gelaran ini.

Konferensi pers Mandiri Jogja Marathon 2020, Kamis (20/2). (MI/Ardi Teristi Hardi)

"Kami akan terus berusaha untuk memperbaiki kualitas penyelenggaraan agar ajang yang menggabungkan olah raga dan pariwisata ini dapat berjalan dengan baik," kata dia di Yogyakarta, Kamis (20/2).

Baca juga: Sain Alim dan Yulianingsih Raih Gelar Juara Mandiri Jogja Marathon 2017

Tahun ini, MJM 2020 mengangkat tema Culture, Sport & Tourism sehingga akan lebih mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya lokal yang dapat memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Provinsi yogyakarta dan sekitarnya. Pihaknya akan terus meningkatkan kualitas Mandiri Jogja Marathon. Ke depan event ini akan menjadi kalender tetap para pelari dari berbagai negara.

"Antusiasme masyarakat untuk mengikuti ajang ini sangat tinggi. Itu ditunjukkan dari meningkatnya jumlah peserta dari 7.500 di tahun lalu menjadi 12 ribu di 2020 di mana lebih dari 80% pesertanya berasal dari luar Yogyakarta," ujar Rudi.

Baca juga: Pelari Asing Ikut Jogja Marathon

Kepala Dinas Pariwisata DI Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan, masyarakat Yogyakarta sangat mendukung ajang lari marathon ini karena dapat mendukung pengembangan pariwisata. "Terlebih lomba ini akan melewati desa-desa, persawahan dan candi-candi yang dapat menjadi objek menarik yang dapat dikunjungi pelari," kata Singgih.

Penyelenggaraan Mandiri Jogja Marathon, lanjut Singgih, juga melibatkan banyak sekolah, sanggar, komunitas seni dan kelompok-kelompok lainnya untuk berperan aktif dalam memeriahkan MJM 2020. Ajang marathon internasional di Yogyakarta sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.

Baca juga: Mandiri Jogja Marathon Angkat Sport Tourism di Yogyakarta

Sekretaris Perusahaan Tama Wisata Candi (TWC), Emilia Eny Utari mengemukakan, TWC secara konsisten berkolaborasi mendukung kesuksesan acara ini, di mana lokasi start dan finis berada di kawasan Candi Prambanan.

"Olahraga lari merupakan salah satu aktivitas yang dapat mendatangkan wisatawan karena olahraga ini masih menjadi tren yang banyak diminati masyarakat," kata Emilia.

Pihaknya akan terus mendukung penyelenggaraan event ini dan akan memperkuat kolaborasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan acara.

Vice President Corporate Communications Bank Mandiri, Rudi As Aturridha menambahkan, Mandiri Jogja Marathon 2020 berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya. Tahun ini, MJM digelar selama 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu, 28-29 Maret 2020.

Pada hari pertama, lomba lari yang digelar adalah kategori 5K dan 10K dengan jumlah peserta mencapai 7 ribu pelari. Sementara di hari kedua, 29 Maret 2020, akan digelar lomba kategori Half Marathon dan Full Marathon dengan total peserta mencapai 5 ribu pelari.

"Dalam pemilihan rute lari, kami mempertimbangkan kenyamanan para pelari di mana peserta lomba dapat berkompetisi sambil menikmati keindahan alam dan kehangatan masyarakat Yogyakarta," ungkap Rudi.

Race Director Mandiri Jogja Marathon, Pandu Buntaran mengemukakan, peserta dapat melakukan race pack collection pada 25-27 Maret 2020 untuk kategori 5K dan 10K. Pada 25-28 Maret 2020, race pack collection ditujukan untuk kategori Half Marathon dan Full Marathon. Lokasi race pack collection di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta.

Rute MJM 2020, peserta akan melewati berbagai destinasi. Titik start berada di lapangan utama Roro Jonggrang. Selanjutnya, para pelari akan menikmati pemandangan gugusan Gunung Merapi mulai Km 13 hingga 15.

Di Km 26, pelari akan disambut oleh Monumen Taruna Perjuangan dengan Museum Pelataran. Selanjutnya, di Km 37-39 pelari ditemani oleh indahnya Candi Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Di Km 40, ada pemandangan Candi Sewu dan Candi Bubrah dan hingga akhirnya finish di Candi Prambanan.

Selain titik tersebut, di beberapa rute lainnya pelari juga akan menikmati pemandangan sawah dan nuansa pedesaan yang sangat khas dengan kearifan lokal jawa khususnya DI Yogyakarta. (X-15)
 

Baca Juga

DOK YOUTUBE/KRATON JOGJA

Tetap Berkesenian walau Harus di Rumah

👤Ardi Teristi Hardi/N-3 🕔Senin 30 Maret 2020, 03:00 WIB
Gerak Beksan Nir Corona tersebut diunggah di akun resmi Instagram Keraton Yogyakarta,...
ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

BMKG Imbau Warga agar Waspada

👤LD/BB/N-3 🕔Senin 30 Maret 2020, 02:00 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Cilacap dan...
Antara

Warga Positif Covid-19 dari Tulungagung Diduga Berada di Blitar

👤Henri Siagian 🕔Minggu 29 Maret 2020, 23:54 WIB
Dan pada Minggu (29/3) status pasien tersebut dinyatakan positif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya