Kamis 20 Februari 2020, 17:36 WIB

Gara-Gara Viral, Gubernur Rasa Presiden Akhirnya Menyerah

Despian Nurhidayat | Politik dan Hukum
Gara-Gara Viral, Gubernur Rasa Presiden Akhirnya Menyerah

Antara
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (kanan) dan Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (kiri) pada Rakornas Investasi 2020 di Jakarta, Kamis (20/02/2020).

 

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini permasalahan terkait gubernur Kalimantan yang tidak mau memberikan perizinan investasi dan usaha sudah diselesaikan dengan baik.

Bahkan, dalam waktu dekat dia menambahkan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota akan memberikan perizinan investasi dan usaha. Hal ini pun dikatakan sudah sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha.

"Insya Allah semuanya akan baik-baik saja. Dalam waktu satu atau dua hari ini semuanya sudah bisa mengikuti Inpres Nomor 7 Tahun 2019," ungkap Bahlil ketika ditemui usai acara Realisasi Investasi 2020, Jakarta, Kamis (20/2).

Baca juga: Mendagri sudah Kantongi Identitas Gubernur Rasa Presiden

Ketika ditanyakan mengenai sanksi, Bahlil mengatakan bahwa saat ini semua permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara baik-baik. Jadi tidak ada sanksi untuk gubernur Kalimantan tersebut.

Meskipun demikian, Bahlil masih enggan untuk menyebutkan siapa yang dimaksudkan olehnya. Dia pun merasa bahwa saat ini kerahasiaan mengenai siapa yang dia maksud harus tetap terjaga.

"Saya enggak boleh bilang siapanya. Yang jelas, tolong kita harus hargai mereka," pungkasnya.

Baca juga:Bahlil: Ada Gubernur Merasa Seperti Presiden di Negara Ini

Sebelumnya, Bahlil sempat menyebut bahwa ada satu gubernur di Kalimantan yang belum mau menyerahkan wewenang perizinan berusaha dan investasi ke BKPM melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Hal itu disampaikan oleh Bahlil pada saat melakukan sambutan bersama kepala daerah, kemarin (19/2). Bukan hanya kemarin, dia pun menyinggung mengenai gbernur Kalimantan tersebut dihadapan Presiden Joko Widodo hari ini.

"Jadi masih ada satu gubernur yang belum (melaksanakan Inpres Nomor 7). Kemarin saya sengaja bilang bahwa mohon maaf, jangan sampai ada bupati yang merasa seperti presiden. Ini bahaya juga karena presiden Indonesia hanya satu namanya Joko Widodo," ujar Bahlil saat membuka Rakornas Investasi 2020, Kamis (20/2). (Des/a-3

Baca Juga

Ilustrasi

Wacana Darurat Sipil Dinilai tidak Akan Berdampak Efektif

👤Faustinus Nua 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:59 WIB
Kedepan perlu dilakukan kebijakan darurat sipil. Hal itu diterapkan agar penyebaran virus korona di Tanah Air tidak semakin meluas ke...
MI/MOHAMAD IRFAN

DPR, Pemerintah dan KPU Sepakat Tunda Pilkada 2020

👤Anggitondi Martaon 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:25 WIB
Penundaan akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu). Diharapkan, aturan tersebut segera dibuat dan segera...
MI/ROMMY PUJIANTO

Kasus Rocky Gerung Bergulir Lagi, Awal April Wajib ke Mabes Polri

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:53 WIB
"Kira-kira memenuhi unsur atau tidak. Kalau memenuhi unsur kita lanjutkan ke penyidikan," kata Karo Penmas Div Humas Mabes Polri...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya