Kamis 20 Februari 2020, 17:22 WIB

Tidak Wajar, Ada Radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong

Ardi Teristi | Nusantara
Tidak Wajar, Ada Radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong

Antara
Petugas tengah menyelidiki temuan radioaktif di area perumahan Batan Indah, Serpong

 

KONTAMINASI radioaktif atau Cs-137 di area Perumahan BATAN Indah di Serpong, Tangerang Selatan, Banten di nilai tidak wajar.

Menurut Ketua Prodi S1 Teknik Nuklir, Universitas Gajah Mada (UGM) Andang Widi Harto ketidakwajaran itu karena reaksi nuklir dalam reaktor dikendalikan dengan sangat ketat dan dikungkung secara berlapis-lapis.

Ditambahkannya, hal yang sama juga berlangsung pada uranium target dan proses ekstraksinya, termasuk radioisotop Cs-137 yang berada di dalamnya. Uranium target yang telah diiradiasi di dalam reaktor dan proses ekstraksi radioisotopnya harus berada pada tempat yang telah ditentukan.

"Bahan radioaktif yang terbentuk di dalam reaktor hampir tidak mungkin lolos ke luar dari pengungkung reaktor. Hanya peristiwa yang sangat luar biasa yang mampu menggagalkan pengungkungannya," tegasnya, Kamis (20/2).

Dalam pemanfaatannya, Cs-137 dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang dilengkapi penahan radiasi, sebagai salah satu upaya menghindari risiko kontaminasi. Lolosnya Cs-137 ke lingkungan hanya dapat terjadi jika Cs-137 terlepas dari wadah tertutup tersebut.

"Secara teoretis, terlepasnya Cs-137 dari wadahnya dapat terjadi karena pertama faktor ketidaksengajaan (bencana alam, kegagalan teknologi, dan human error) dan kedua faktor kesengajaan (sabotase atau pencurian)," kata dia.

Lolosnya zat radioaktif ke lingkungan akibat faktor ketidaksengajaan dikategorikan sebagai masalah keselamatan (safety). Lolosnya zat radioaktif karena faktor ketidaksengajaan diantisipasi dengan menerapkan sistem keselamatan seperti pengungkung berlapis, penahan radiasi, sistem interlock, serta standar pelaksanaan operasi. Sementara itu, lolosnya zat radioaktif akibat faktor kesengajaan dikategorikan sebagai masalah keamanan (security).

Lolosnya zat radioaktif karena faktor kesengajaan diantisipasi dengan menerapkan sistem keamanan nuklir yang mencakup, pendeteksian dini ancaman dan pelaku, kemudian penghalangan dan perlambatan aksi pelaku, serta penghalauan dan pelumpuhan pelaku.

Kepala Laboratorium Teknologi Energi Nuklir, Fakultas Teknik UGM, Alexander Agung berpesan, proses dekontaminasi diserahkan pada ahlinya. Batan telah melakukan lokalisasi atas sumber kontaminasi dan melakukan dekontaminasi.

Menurut dia, lokalisasi yang dilakukan oleh Batan sudah tepat. Batan telah membuat garis batas aman. Pengaruh radioaktif bisa turun hingga 100 kali dalam jarak 10 meter.

Secara administratif, batas aman radiasi untuk publik 1 millisievert (mSv), batas administratif tersebut sangat rendah dan ketat.

Pasalnya, pengaruh baru menimbulkan efek bagi manusia, yaitu perubahan susunan darah dimulai 500 millisievert dalam sekali paparan. Sebagai perbandingan, sekali tembak, foto thorak mengandung 0,1 millisievert, sedangkan computerized tomography (CT) scan sekali tembak 10 millisievert.

Sesuai prosedur penyelamatan publik yang berlaku secara internasional, ada tahapan yang akan dilakukan Batan jika radiasi dinilai membahayakan, yaitu evakuasi, sheltering, sampai relokasi. Ketika tidak ada perintah evakusasi, artinya tidak ada bahaya yang urgen terhadap kontaminasi yang ada.

Ia pun berharap, kasus Cs-137 di area Perumahan BATAN Indah di Serpong bisa diungkap.

"Untuk mengungkap kasus ini, sebaiknya dibentuk tim yang terdiri dari Bapeten, Batan, dan kepolisian," pungkas dia. (OL-2)

 

 

Baca Juga

ANTARA

Daerah Bersiap Hadapi PHK

👤Lina Herlina 🕔Rabu 08 April 2020, 03:50 WIB
GELOMBANG pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun yang dirumahkan mulai terjadi pada ribuan pekerja di berbagai...
MI/ Akhmad Saufa

Gegara Covid, 2500 Karyawan Hotel di Sumbar Dirumahkan

👤Ant 🕔Rabu 08 April 2020, 01:51 WIB
Sampai saat ini,  tercatat 26 dari 80 hotel di Sumbar yang sudah tutup. Bahkan, dia memperkirakan ada beberapa hotel lagi yang akan...
MI/Alexander P.Taum

Bupati Sikka Relakan Rumdinnya Jadi Area Karantina KM Lambelu

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 08 April 2020, 00:56 WIB
Sebanyak 233 orang akan dikarantina di rumah dinas Bupati Sikka menyusul ditemukannya 3 orang positif terinfeksi covid-19 di kapal yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya