Kamis 20 Februari 2020, 11:45 WIB

Ombudsman Puji Sekwan Manggarai Barat Tolak Ulah Aneh Dewan

Antara | Nusantara
Ombudsman Puji Sekwan Manggarai Barat Tolak Ulah Aneh Dewan

MI/Januari Hutbarat
Sekwan DPRD Manggarai Barat Alexius Suryono mundur dari jabatannya.

 

KEPALA Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Darius Beda Daton, memuji tindakan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Alexsius Suryono, yang mengundurkan diri sebagai bentuk penolakan terhadap adanya permintaan aneh dari oknum DPRD setempat.

"Tindakan Sekwan Manggarai Barat ini patut diapresiasi karena menolak permintaan yang aneh dari anggota DPRD tertentu yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait perjalanan dinas dan lain-lain," katanya di Kupang, Kamis (20/2).

Sebagai bentuk penolakan, Alexius Suryono mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Sekwan Manggarai Barat pada Rabu (19/2), katanya menjelaskan.

Darius mengatakan, sebelumnya pihaknya juga menerima adanya keluhan dari Sekwan dari dua kabupaten lain di NTT terkait permintaan anggota DPRD untuk kredit mobil, sewa rumah, dan beberapa hal lain.

"Saya sampaikan kepada mereka bahwa pedomannya sudah jelas ada di Permendagri dan Permenkeu, tingal dipelajari," katanya tanpa ingin menyebut asal kabupaten kedua Sekwan.

Baca Juga:  Tak Tahan Ulah Dewan, Sekwan DPRD Mabar Mundur

"Jika permintaan dewan tidak sesuai yah silah ditolak karena Sekwan ada pada kedudukan pengguna anggaran bukan Ketua DPRD sehingga tanggung jawab ada di Sekwan," katanya.

Menurut dia, keberadaan Sekwan tidak boleh disandera untuk bertahan di jabatan tersebut jika mau menyimpang.

Oleh karena itu pengunduran diri dari jabatan yang dilakukan Sekwan Manggarai Barat patut diapresiasi sebagai bentuk ketaatan pada aturan yang berlaku, katanya.

Darius menambahkan, dalam kejadian itu, Sekwan Manggarai Barat boleh kehilangan jabatan tapi tidak kehilangan harga diri akibat ikut melakukan kecurangan.

"ASN seperti ini yang harus kita perbanyak dan ada di semua lini birokrasi agar praktik kecurangan dapat dicegah sedini mungkin," katanya. (OL-13)

Baca Juga

MI/Pius Erlangga

Pakar: Penyemprotan Disinfektan Seharusnya Bukan ke Tubuh

👤Agus Utantoro 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:55 WIB
Sebenarnya disinfentan tidak perlu disemprotkan ke tubuh manusia, tetapi ke benda-benda yang sering digunakan bersama, misalnya gagang...
Antara

Pakar UGM: Tidak Perlu Lockdown Kampung

👤Agus Utantoro 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:55 WIB
Menurut Koordinator Tim Respons Covid-19 Universitas Gadjah Mada lockdown itu justru menjadi titik yang rawan penularan karena masyarakat...
MI/Bary

Pasar Tradisional di Denpasar Terapkan 'e-Semeton' Dukung Belanja

👤Ruta Suryana 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:10 WIB
Pasar tradisional di Denpasar yang menerapkan layanan belanja dari rumah atau online terus bertambah. Ini untuk mendukung imbauan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya