Rabu 19 Februari 2020, 23:15 WIB

NasDem-Golkar Sepakat Pilpres-Pileg Digelar Terpisah

Yoseph Pencawan | Politik dan Hukum
NasDem-Golkar Sepakat Pilpres-Pileg Digelar Terpisah

MI/Yoseph Pencawan
Surya Paloh dalam silaturahmi partai NasDem di Medan

 

PARTAI NasDem dan Golkar sepakat untuk pemilihan anggota legislatif (pileg) dan pemilihan presiden-wakil presiden (pilpres) digelar terpisah, tak lagi serentak seperti 2019.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat menyampaikan pidato pada acara Konsolidasi dan Malam Ramah Tamah Partai Nasdem bersama Ketua Umum di salah satu hotel di Kota Medan, Rabu (19/2) malam.

"(Pemilu) Harus terpisah. Pemilu legislatif terlebih dahulu, baru menyusul Pilpres," ujarnya.

Kesepakatan itu, kata Surya merupakan hasil pertemuan dengan petinggi partai Golkar yang dilakukannya belum lama ini.

Selain bersepakat soal mekanisme pileg dan pilpres, lanjut Surya, NasDem-Golkar juga sepakat untuk memertahankan angka presidential treshold saat ini. NasDem dan Golkar juga kata Surya Paloh sepakat menaikkan parlementary treshold dari 4 persen menjadi 7 persen.

Baca juga : Surya Paloh Minta Kader NasDem Total Dukung Omnibus Law

Yang tak kalah penting, lanjut Surya, NasDem dan Golkar sepakat mencari caleg-caleg yang mampu membangun sinergitas antara NasDem dan Golkar.

Dia Mengatakan sinergitas antara NasDem dengan Golkar dapat memberikan suasana politik yang baru ke depan. Sinergi ini juga dapat menjaga stabilitas nasional dan pemerintahan Joko widodo.

Surya Paloh menyebutkan sinergi kedua parpol juga menyentuh pada penerbitan Omnibus Law.

"Dan terakhir, NasDem berpesan, jangan jauh-jauh dari Nasdem kalau mau maju," katanya.

Pada kesempatan itu Surya Paloh juga memperkenalkan menantu Joko Widido, Bobby Afif Nasution, kepada para peserta. Surya pun tanpa canggung menyebut Bobby merupakan calon Wali Kota Medan.

"Hadir di tengah-tengah kita, berdiri dulu. Coba tepuk tangan semua. Ini adalah Bobby, calon Wali Kota Medan," cetus Surya.

Para peserta pun bertepuk tangan dan sempat bersorak dalam momentum itu.

"Kita suruh seluruh partai mencalonkan dia dulu, baru terakhir NasDem. Walaupun sebenarnya NasDem lah yang utama," kata Surya lagi.

Baca juga : NasDem Pertanyakan Metode Survei Negara Institute

Surya Paloh berharap Bobby dapat terpilih menjadi Wali Kota Medan dalam pilkada pada tahun ini. Dia pun yakin Bobby dapat membuat Medan menjadi lebih baik.

Menurut Surya, dirinya memiliki ikatan yang kuat dengan kota ini karena dibesarkan di Medan. Karena itu ia sangat ingin kemajuan dapat diwujudkan di Kota Medan.

Sebelumnya Surya mengatakan, tanpa terasa sudah tiga kali pergantian Presiden NasDem hadir sebagai salah satu kekuatan politik Tanah air.

Surya Paloh meminta pengurus, kader dan simpatisan untuk bersungguh-sungguh menegakkan kebijakan dan komitmen partai. Yang mana selama ini NasDem telah dan akan terus menjalankan fungsi dan perannya menegakkan demokrasi Indonesia.

Dia mengatakan ada cahaya terang bersama NasDem bila pengurus, kader dan simpatisan berkomitmen dengan visi dan misi partai serta mau bersyukur.(OL-7)

Baca Juga

Ilustrasi

Komite I DPD Tolak PIlkada Serentak 2020, Begini Pertimbangannya

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 23:48 WIB
Keselamatan rakyat harus jadi perttimbangan penyelenggaraa negara dalam menggelar hajat demokrasi yang melibatkan massa di tengah pandemi...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

ICW Kritik Firli yang Absen Konferensi Pers Penangkapan Nurhadi

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 22:41 WIB
Berkaca ke belakang, kata dia, Ketua KPK pada periode sebelumnya seringkali hadir dalam konferensi pers yang terkait langsung dengan elit...
MI/Ramdani

Muhammadiyah Ingatkan Presiden Jokowi Perbaiki Komunikasi Politik

👤Nur Azizah 🕔Selasa 02 Juni 2020, 20:53 WIB
Menurut Muti, masukan itu karena pernyataan pembantu presiden yang kerap tidak...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya