Rabu 19 Februari 2020, 17:30 WIB

Pembangunan 11 PLBN Rampung Akhir Tahun

Indriyani Astuti | Nusantara
Pembangunan 11 PLBN Rampung Akhir Tahun

MI/Aries Munandar
Kendaraan dari Malaysia menuju gerbang perbatasan Indonesia di Pos Lintas Batas Negara Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

 

PEMERINTAH kembali melanjutkan pembangunan 11 pos lintas batas negara (PLBN), yang berlokasi di tujuh kabupaten dan lima provinsi. Pembangunan ditargetkan rampung akhir tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menuturkan pemerintah akan mengevaluasi pembangunan PLBN dan sarana prasarana penunjang di kawasan perbatasan. Keberadaan PLBN bertujuan memperkuat daerah dan desa di perbatasan dalam kerangka negara kesatuan.

Basuki menyebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, meminta agar keberadaan PLBN dievaluasi secara maksimal. Termasuk, proyek PLBN yang akan dibangun. Tidak hanya terkait bangunan, pemerintah ingin memastikan ketersediaan sarana penunjang seperti pasar, perumahan pegawai, asrama, puskesmas pembantu dan sekolah.

"Rumah dinas pegawai sudah bea cukai dan imigrasi sudah ditempati untuk yang existing (sudah ada) dan ada pasar," ujar Basuki seusai menghadiri rapat terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (19/2).

Baca juga: Pungli di Perbatasan Kalbar Rugikan Warga

Dari 11 proyek PLBN yang ditargetkan selesai tahun ini, lanjut dia, ada satu PLBN yang pembangunannya sudah selesai. Lokasinya berada di Sota, Merauke, Papua, yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini. Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan proyek tersebut.
 
Pembangunan PLBN di Sota menelan anggaran sekitar Rp 114 miliar. Pembangunan berlangsung dari Maret hingga Desember 2019. Data Kementerian PUPR menunjukkan jumlah pelintas PLBN sebanyak 70 orang setiap pekan.

Sementara itu, 5 proyek PLBN lainnya masih dalam proses lelang dan 4 PLBN dalam proses kontrak. Rincian 11 proyek PLB ialah PLBN Serasan di Kabupaten Natuna, PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, PLBN Sungai Kelik di Kabupaten Sintang, PLBN Long Nawang di Kabupaten Malinau, PLBN Long Midang dan PLBN Labang di Kabupaten Nunukan, PLBN Yetetkun di Kabupaten Boven Digul, PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Lebih lanjut, Basuki mengungkapkan ada PLBN yang belum bisa dimulai pembangunannya, yakni PLBN Oepoli di Kabupaten Kupang. Daerah tersebut berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

"Belum selesai kesepakatan antara Menteri Luar Negeri RI dan (Menteri Luar Negeri) Timor Leste. Harus ada perundingan mengenai penentuan batas wilayah," jelasnya.

Sepanjang 2016-2018, pemerintah membangun 7 PLBN terpadu. Lokasinya tersebar di Kalimantan Barat, yakni PLBN Entikong, PLBN Badau dan PLBN Aruk. Adapun tiga lainnya berlokasi di Nusa Tenggara Timur, yaitu PLBN Motaain, PLBN Motamassin dan PLBN Wini. Berikut PLBN Skouw di Papua.(OL-11)

 

Baca Juga

DOK YOUTUBE/KRATON JOGJA

Tetap Berkesenian walau Harus di Rumah

👤Ardi Teristi Hardi/N-3 🕔Senin 30 Maret 2020, 03:00 WIB
Gerak Beksan Nir Corona tersebut diunggah di akun resmi Instagram Keraton Yogyakarta,...
ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

BMKG Imbau Warga agar Waspada

👤LD/BB/N-3 🕔Senin 30 Maret 2020, 02:00 WIB
Hujan deras yang disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Cilacap dan...
Antara

Warga Positif Covid-19 dari Tulungagung Diduga Berada di Blitar

👤Henri Siagian 🕔Minggu 29 Maret 2020, 23:54 WIB
Dan pada Minggu (29/3) status pasien tersebut dinyatakan positif...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya