Rabu 19 Februari 2020, 17:27 WIB

Stabilkan Bawang Putih, Kementan Gelar Pasar Murah di Banten

mediaindonesia.com | Ekonomi
Stabilkan Bawang Putih, Kementan Gelar Pasar Murah di Banten

DOK KEMENTAN

 

Kenaikan harga bawang putih mulai akhir Januari 2020 terus dipantau oleh pemerintah. Portal laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia Selasa (18/2/2020) mencatat, harga bawang putih di Cilegon, Serang, dan sekitarnya Rp54 ribu per kg.

Untuk mengendalikan pasokan dan harga bawang putih, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten melakukan Gelar Bawang Putih Murah, Rabu (19/2/2020).  Gelar Bawang Putih Murah dilepas oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Aan Muawanah di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Provinsi Banten yang berlokasi di Kelurahan Drangong, Kab. Serang, Banten.

“Alhamdulillah hari ini terlaksana Gelar Bawang Putih Murah sebanyak 5-10 ton yang akan disebar di lima pasar, yaitu Pasar Rau dan Pasar Lama Kota Serang, Pasar Petir dan Pasar Baros Kab. Serang, serta Pasar Kranggot Kota Cilegon,” ujar Aan dalam sambutannya. “Insya Allah ketersediaan bawang putih ini dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Banten dan menstabilkan harga bawang putih, sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat,” tambahnya.

Menurut Aan, gelar bawang putih didukung penuh oleh Gubernur Banten dan akan terus dilaksanakan sampai stabilnya harga bawang putih. "Stabilitasi ini perlu dilakukan, karena dapat mencegah terjadinya inflasi bahan pangan," tuturnya.  

Kepala Bidang Cadangan Pangan, BKP Kementan, Nita Yulianis yang hadir dalam pelepasan tersebut menyampaikan bahwa Kementan akan terus melakukan gelar pasar murah dengan menggandeng pemangku kepentingan terkait sehingga stok aman dan harga juga menjadi stabil.

Masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah harga bawang putih pada Gelar Bawang Putih Murah sebesar Rp32 ribu per kg, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar yang mencapai Rp60 ribu per kgnya,” ujar Ibu Munarsih, 43, pembeli bawang putih asal Kota Serang.

Hal yang sama juga diungkapkan Sudrajat, 40, salah seorang pembeli asal Kab. Serang. Dia juga merasa diuntungkan dengan adanya penyaluran bawang putih murah ini. “Harga bawang putih yang murah sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya usai membeli bawang putih di Pasar Baros.

Kegiatan ini pun mendapat dukungan penuh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten dan TPID Kota Serang sebagaimana dinyatakan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Banten, Suharso. “Kegiatan ini bersifat sinergis dan relevan untuk menjaga stabilisasi pangan di wilayah Banten. Melalui sinergi ini akan semakin memasifkan upaya pengendalian inflasi melalui stabilisasi harga pangan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan gelar pasar murah merupakan salah satu langkah antisipatif atas terjadinya lonjakan harga pangan.

"Kementerian Pertanian melakukan antisipasi untuk menjaga stabilitas harga pangan yang rentan mengalami fluktuasi, seperti cabai, bawang putih, gula, daging ayam, daging sapi, dengan melanjutkan gelar pasar murah pada bulan Februari dan bulan-bulan selanjutnya," ujar Mentan SYL pada saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi yang dihubungi terpisah mengatakan, Kementan konsisten melakukan gelar pasar murah. ”Sejak awal Februari hingga saat ini, gelar pasar murah telah dilaksanakan di berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Sumatera Barat, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Banten,” ujarnya. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra

Pendaftar Capai 414 Ribu, Sisa Kuota Prakerja Kurang dari 50%

👤M Ilham Ramadha 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 20:45 WIB
Saat ini verifikasi data peserta pelatihan tidak lagi menggunakan swafoto. Peserta hanya perlu memasukkan Kartu Keluarga (KK) dan Nomor...
Dok. Pribadi

Mentan: Sekolah Lapangan untuk Tingkatkan Kesejahteran Petani

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:41 WIB
Sekolah Lapang Integrated Participatory Development Management Irrigation Program (SL IPDMIP) digelar agar para petani mampu meningkatkan...
Antara/Aditya Pradana Putra

Hindari Krisis Berkelanjutan, Sektor Keuangan Wajib Dijaga

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 08 Agustus 2020, 19:20 WIB
“Krisis pada tahun ini berbeda dengan 98 atau 2008 atau krisis kecil pada 2013. Karena 3 masa krisis itu datang dari sektor keuangan....

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya