Rabu 19 Februari 2020, 16:02 WIB

Kejagung Blokir Kendaraan Tersangka Jiwasraya

Kautsar Bobi | Politik dan Hukum
Kejagung Blokir Kendaraan Tersangka Jiwasraya

MI/PIUS ERLANGGA
Petugas Kejaksaan Agung RI memeriksa barang bukti sitaan kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

 

KEJAKSAAN Agung melibatkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam memblokir surat-surat kendaraan yang terkait tersangka kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Salah satunya Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

"BPKB diblokir dan surat-surat kendaraan yang terkait dengan tersangka kita minta blokir," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, Jakarta, Rabu (19/2).

Baca juga: PKS: Sosok Gibran Bagus, Tapi Harus Ikut Kaderisasi

Langkah tersebut diambil agar meminimalisir terjadinya pengalihan nama kendaraan milik tersangka dengan orang lain. Namun ia belum dapat merinci berapa jumlah kendaraan yang telah diblokir.

Ia menambahkan, pada saat penggledahan di kediaman tersangka, penyidik fokus untuk mengamankan kendaraan terlebih dahulu. Sedangkan surat-surat kendaran tersebut tidak semua diamanakan.  "Tim penyidik itu lebih fokus mengamankan baranga-barangnya, seperti mobil dan motor," tuturnya.

Sebelumnya, Korps Adhyaksa mengamankan delapan kendaraan roda empat dan satu kendaraan roda dua bermerek Harley Davidson. Barang mewah tersebut disita dari kediaman para tersangka kasus dugaan korupsi yang merugikan negara sekitar Rp17 triliun.

Delapan unit mobil itu adalah Toyota Kijang Innova B 26 YRA, Toyota Fortuner VRZ B 1656 OP, Honda CR-V B 1065 MW, Mercedes Benz E300 B 737 DIR, Mercedes Benz E300 B 1151 RFW, Toyota Alphard B 269 HP, Mercedes Benz S500 B 70 KRO, dan Toyota Alphard B 1018 DT serta satu sepeda motor Harley Davidson B 6035 WGL.

Kejagung menetapkan enam tersangka terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; dan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim.

Baca juga: Jadi Kontroversi, DPR Janji Cermati RUU Ketahanan Keluarga

Selanjutnya, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto. Teranyar, Benny dan Heru ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.

Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b serta Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Medcom.id/OL-6)

Baca Juga

Ilustrasi

Wacana Darurat Sipil Dinilai tidak Akan Berdampak Efektif

👤Faustinus Nua 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:59 WIB
Kedepan perlu dilakukan kebijakan darurat sipil. Hal itu diterapkan agar penyebaran virus korona di Tanah Air tidak semakin meluas ke...
MI/MOHAMAD IRFAN

DPR, Pemerintah dan KPU Sepakat Tunda Pilkada 2020

👤Anggitondi Martaon 🕔Senin 30 Maret 2020, 21:25 WIB
Penundaan akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu). Diharapkan, aturan tersebut segera dibuat dan segera...
MI/ROMMY PUJIANTO

Kasus Rocky Gerung Bergulir Lagi, Awal April Wajib ke Mabes Polri

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 30 Maret 2020, 19:53 WIB
"Kira-kira memenuhi unsur atau tidak. Kalau memenuhi unsur kita lanjutkan ke penyidikan," kata Karo Penmas Div Humas Mabes Polri...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya