Rabu 19 Februari 2020, 08:20 WIB

NasDem Tengah Kodifikasi RUU Partai Politik

Rifaldi Putra Irianto | Politik dan Hukum
 NasDem Tengah Kodifikasi RUU Partai Politik

MI/MOHAMAD IRFAN
Saan Mustopa (kedua dari kanan) bersama Mantan Komsoner KPU Ramlan Surbakti (kiri), Direktur PERLUDEM Titi Anggraini (kedua dari kiri),.

 

WAKIL Ketua Komisi II DPR Saan Mustofa mengungkapkan Fraksi Partai NasDem tengah melakukan kodifikasi Undang-Undang (UU) Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Kita lagi desain satu UU partai politik, UU Pemilu, dan UU Pilkada dijadikan satu undang-undang," kata Saan seusai diskusi kelompok terarah (FGD) bertajuk Redesain UU Pemilu serta Kodifikasi UU Pemilu dan Pilkada di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.

Penggabungan itu dinilai Saan tepat karena banyak kesamaan. "Pertama, UU itu banyak kesamaan, satu rumpun parpol, pilkada, dan pemilu. Jadi, kita ingin publik mudah memahami, menjadi lebih sederhana, dan tidak tumpang-tindih," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan pihaknya tengah mendesain pemilihan umum legislatif dan presiden kembali dipisah, tetapi dalam satu tahun yang sama. "Misalnya, pemilu legislatif diselenggarakan bulan Maret, pemilu presiden di bulan Juli," jelasnya.

Dengan revisi itu, kata Saan, diharapkan bisa tercipta demokrasi yang kuat dan berkualitas di Indonesia.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyambut baik dan mendukung apa yang tengah disiapkan Fraksi Partai NasDem mengenai kodifikasi UU Pemiu dan Pilkada.

"Sistem pemilu kita itu campur aduk. Tidak terlepas kita mengatur, masih berserakan antara aturan pemilu dan aturan pilkada sehingga kita masih menemukan problem," ucapnya.

Ia berharap dengan regulasi kepemiluan yang dapat diatur dalam satu naskah, nantinya substansi dalam regulasi tersebut dapat berjalan harmonis.

Sebelumnya, Perludem berkunjung ke DPP Partai NasDem untuk membahas peran LSM sebagai mitra politik. Selain Perludem, ada Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas.

"Tentu harapannya kita bisa memberikan masukan saran sekaligus menjadi mitra partai untuk bisa bisa berdiskusi secara berkala," tegas Direktur Pusako Universitas Andalas Feri Amsari di Jakarta, kemarin.

Kedatangan mereka disambut Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Willy Aditya. Menurutnya, Partai NasDem ialah partai yang terbuka, dialogis, dan berbasis ilmu pengetahuan. (Rif/Zuq/P-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.

Di Tengah Wabah Korona, Besok DPR tetap Bersidang

👤 Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 29 Maret 2020, 20:30 WIB
Ia menjamin pembahasan rancangan undang-undang juga akan tetap berjalan, termasuk prioritas yang telah ditetapkan sebelumnya seperti...
MI/SUPARDJI RASBAN

Pemerintah harus Secepatnya Karantina Wilayah

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 29 Maret 2020, 19:31 WIB
Indonesia tak mengenal istilah lockdown. Tapi Indonesia mempunyai konsepnya sendiri yaitu karantina...
Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

KSP: Legitimasi Perppu Penundaan Pilkada Harus Kuat

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 29 Maret 2020, 19:04 WIB
Menurut Sigit, apapun opsi yang akan diambil oleh KPU, termasuk apabila nantinya pemerintah menerbitkan Perppu, legitimasinya harus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya