Selasa 18 Februari 2020, 21:52 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp20,64 Triliun

mediaindonesia.com | Ekonomi
BRI Bagikan Dividen Rp20,64 Triliun

MI/M IRFAN

 

BAGI LABA:Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sunarso (tengah) bersama dengan jajaran direksi BRI memberikan keterangan setelah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun 2020 di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Selasa (18/02). Dalam rapat ini, BRI menyetujui pembayaran dividen sebesar 60% dari laba bersih 2019 yang senilai Rp34,4 triliun.

 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyetujui pembayaran dividen untuk tahun ini sebesar Rp20,64 triliun (sekitar Rp168,1 per lembar saham) atau 60% dari total laba bersih pada 2019 yakni Rp34,4 triliun. Keputusan itu diambil setelah BRI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 di Gedung BRI I, Jakarta, kemarin.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan angka itu naik 27,2% ketimbang dividen tahun lalu sebesar Rp16,2 triliun atau sekitar Rp132,2 per lembar saham. "Adapun earning per share (EPS) perseroan 2019 sebesar Rp279, naik 6,1% daripada EPS 2018 sebesar Rp263," ungkap Sunarso.

Dia menambahkan selain pembagian deviden, RUPST menyetujui laporan tahunan perseroan, termasuk laporan tugas pengawasan yang dilaksanakan oleh dewan komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019 serta mengesahkan laporan keuangan konsolidasian perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019 yang telah diaudit.

"Kemudian, menyetujui laporan tahunan pelaksanaan program kemitraan dan bina lingkungan tahun buku 2019 dan mengesahkan laporan keuangan program kemitraan dan bina lingkungan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019 yang telah diaudit serta menerima laporan pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan III Bank BRI tahap I 2019," lanjutnya.

RUPST BRI juga memberikan wewenang dan kuasa kepada pemegang saham seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi anggota dewan komisaris berupa besarnya tantiem untuk tahun buku 2019, dan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas serta insentif lainnya untuk tahun buku 2020.

"RUPST memberikan wewenang dan kuasa kepada dewan komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis dari pemegang saham seri A Dwiwarna untuk menetapkan bagi anggota direksi berupa besarnya tantiem untuk tahun buku 2019, dan gaji/honorarium, tunjangan, fasilitas serta insentif lainnya untuk tahun buku 2020," kata Sunarso.

Pada kesempatan itu, RUPST menunjuk Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian perseroan dan laporan keuangan pelaksanaan program kemitraan dan program bina lingkungan tahun buku 2020.

Pengurus baru
Dalam RUPST juga memutuskan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama BRI. Sebagai wakil komisaris utama/komisaris independen yakni Ari Kuncoro, serta komisaris independen lainnya yakni Zulnahar Usman, R Widyo Pramono, Rofikoh Rokhim, Hendrikus Ivo, dan Dwi Ria Latifa. Sebagai komisaris lainnya yakni, Nicolaus Teguh Budi Harjanto, Hadiyanto, dan Rabin Indrajad Hattari.

Selanjutnya, untuk jajaran direksi BRI berdasarkan keputusan RUPST 2020 yakni Direktur Utama Sunarso, Wakil Direktur Utama Catur Budi Harto, Direktur Bisnis Mikro Supari, Direktur Bisnis Kecil, Ritel dan Menengah Priyastomo, Direktur Jaringan dan Layanan A Solichin Lutfiyanto, serta Direktur Kepatuha Wisto Prihadi.

Kemudian, Direktur Manajemen Risiko Agus Sudiarto, Direktur Konsumer Handayani, Direktur Human Capital Herdy Rosadi Harman, Direktur Keuangan Haru Koesmahargyo, Direktur Digital, Teknologi Informasi dan Operasi    Indra Utoyo, serta Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN Agus Noorsanto. (Des/RO/S3-25)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Mentan SYL Kunjungi Jagung NTT, Pastikan Stok Pangan Aman

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:13 WIB
Mentan Syahrul mengatakan kunci daerah yang bisa maju itu bila kepala daerahnya mau ikut...
MI/RAMDANI

Kadin Sudah Siapkan Antisipasi Hadapi Kenormalan Baru

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:00 WIB
Dari sisi pengusaha, Kadin mengklaim telah melakukan 2 upaya secara sosial dan...
MI/SUSANTO

BI Laporkan Pelambatan Ekonomi Indonesia di Triwulan 1 2020

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:50 WIB
Ekonomi Indonesia triwulan I 2020 tumbuh 2,97% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 4,97%...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya