Selasa 18 Februari 2020, 18:26 WIB

Obat Kanker Payudara Stadium Awal Mulai Dipasarkan di Indonesia

Ihfa Firdausya | Humaniora
Obat Kanker Payudara Stadium Awal Mulai Dipasarkan di Indonesia

Ilustrasi
Ilustrasi obat

 

PERUSAHAAN farmasi global Mylan bekerja sama dengan PT. lndofarma pada mengumumkan peluncuran obat biosimilar Trastuzumab di Indonesia untuk pertama kalinya.

Obat itu akan dipasarkan oleh PT Indofarma dengan nama Hertraz®, sebuah obat biosimilar yang memiliki referensi dari inovatornya, Roche.

Hertraz® diindikasikan untuk pengobatan kanker payudara stadium awal HER2 positive, kanker payudara metastase dengan HER2-positive, dan kanker lambung metastase (gastritis atau adenokarsinoma gastroesophageal junction) yang akan tersedia dalam dosis 440 mg.

Associate Vice President Mylan Asia Tenggara & Head of Commercial Operations in Indonesia Harish TVN mengungkapkan, Mylan telah mendapatkan izin dari USFDA, EMA, dan perusahaan pembuat regulasi lainnya untuk obat biosimilar Trastuzumab dan telah sukses mengobati pasien di banyak negara semenjak pertama kali diluncurkan.

"Pertumbuhan kasus kanker payudara adalah kekhawatiran utama para wanita di negara-negara berkembang. Dengan persetujuan regulasi untuk obat biosimilar trastuzumab kami di lebih dari 80 negara di dunia, kami membawa pengalaman global tentang biosimilar ke Indonesia," katanya dalam acara peluncuran di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (18/2).

Baca juga : Badan POM Godok Aturan Obat Daring

Obat ini juga telah mendapatkan izin edar oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik lndonesia.

Hertraz® akan dipasok oleh Mylan untuk kemudian dipasarkan dan didistribusikan oleh PT lndofarma. Kerja sama ini diikat oleh sebuah perjanjian komersial di antara kedua badan usaha tersebut.

Presiden Direktur Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan, Indonesia memerlukan terapi biologis yang canggih dan terjangkau. Menurutnya, kemitraan antara Indofarma dan Mylan memberikan berbagai solusi untuk terapi biologis dalam memberikan kesempatan yang besar bagi pasien, meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem kesehatan, serta memajukan industri farmasi di Indonesia.

"Peluncuran Hertraz® di Indonesia adalah sebuah pencapaian penting bagi Indofarma dan dengan perjanjian komersial ini, kami berharap terapi biologis yang kuat dan komprehensif di masa depan akan menjadi kenyataan," ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Ahli Bedah Onkologi dari RS Dharmais Walta Gautama menyebut fokus obat ini adalah sebagai anti-HER2.

Baca juga : Kemenkes Dorong Pemerataan Distribusi Obat

"Kasarnya, kalau HER2nya positif, kanker itu 70% bandel, 30% ada juga yang gak bandel. Kalau dia pakai anti-HER2 (maka) yang 70% bandel itu ternyata jadi mendingan," katanya dalam kesempatan yang sama.

Namun, katanya, faktor tumbuhnya kanker bukan hanya HER2. Oleh karena itu, pengobatan kanker idealnya tidak hanya menggunakan obat anti-HER2 tetapi juga dibarengi kemoterapi.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker payudara adalah tipe kanker yang paling umum didiagnosis pada wanita di seluruh dunia, dengan sekitar 2,1 juta kasus baru di 2018. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Deteksi Dini Penting Untuk Selamatkan Penderita Kanker Payudara

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 23:33 WIB
Menurutnya jika kanker payudara ditemukan dalam stadium awal maka kemungkinan untuk bisa mencapai harapan hidup yang lebih lama adalah 98...
MI/Andri Widiyanto

100 Tahun Indonesia Emas Ada di Tangan Pemuda

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 23:18 WIB
Untuk dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, para pemuda harus memiliki karakter...
Biro Pers Istana

Jokowi: Penghormatan Tertinggi untuk Dokter Gugur saat Pandemi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 18:20 WIB
"Keteladanan yang ditunjukkan para dokter di masa pandemi ini telah menginspirasi jutaan anak bangsa untuk saling menolong, saling...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya