Minggu 16 Februari 2020, 15:23 WIB

Korban Pertama Virus Korona Eropa Meninggal di Prancis

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Pertama Virus Korona Eropa Meninggal di Prancis

Hector Retamal/AFP
Setelah 14 hari dikarantina, warga Prancis meninggalkan lokasi karatina di Vacanciel Holiday Resort in Carry-le-Rouet, Prancis.

 

SEORANG turis Tionghoa tua di Prancis telah meninggal setelah tertular virus korona (Covid-19), menjadi kematian pertama di luar kawasan Asia-Pasifik dalam sebuah epidemi yang telah menewaskan lebih dari 1.500 orang di daratan Tiongkok.

Pria berusia 80 tahun itu, yang berasal dari Provinsi Hubei, pusat virus berasal akhir tahun lalu, tiba di Prancis pada 16 Januari, Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn mengatakan kepada wartawan, Sabtu (15/2).

Si pria--yang namanya belum diumumkan ke publik--dirawat di rumah sakit di Paris dan kondisinya cepat memburuk. Dia berada dalam kondisi kritis selama beberapa hari sebelum meninggal karena infeksi paru-paru yang disebabkan oleh Covid-19.

"Ini adalah kematian pertama akibat virus korona di luar Asia, kematian pertama di Eropa," kata Buzyn, yang diberitahu tentang kematian lelaki itu Jumat malam.

"Kita harus menyiapkan sistem kesehatan kita untuk menghadapi kemungkinan pandemi virus, dan penyebaran virus ke seluruh Prancis," imbuhnya.

Dia menambahkan putri si pria, yang dirawat di di rumah sakit Bichar di Paris utara, tidak lagi menjadi sumber perhatian bagi otoritas kesehatan dan dapat segera diizinkan pulang. (Aljazeera/Hym/OL-09)

 

 

Baca Juga

STR / AFP

Tiongkok Terus Pasok Alat Tes Virus Korona

👤SCMP/Hym/X-11 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:40 WIB
PERUSAHAAN-perusahaan alat kesehatan Tiongkok terus berlomba memproduksi alat tes virus korona demi memenuhi permintaan berbagai negara di...
Bhuvan BAGGA / AFP

Modi Minta Maaf kepada Kaum Miskin

👤AlJazeera/Hym/I-1 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:20 WIB
Kritik meningkat karena kurangnya perencanaan yang memadai sebelum keputusan...
JIM WATSON / AFP

Trump Perpanjang Kebijakan Social Distancing

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 30 Maret 2020, 23:00 WIB
Kebijakan social distancing atau jaga jarak sosial di Amerika Serikat (AS) diperpanjang hingga 30 April 2020. AS akan berada di jalan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya