Jumat 14 Februari 2020, 23:30 WIB

Lewat Xcelerate, Gojek Kembali Dampingi Startup Lokal

Bagus Pradana | Weekend
Lewat Xcelerate, Gojek Kembali Dampingi Startup Lokal

MI/Bagus
Suasana sesi Gojek Xcelerate Batch 3, di Jakarta, Jumat (14/2)

Perusahaan multiplatform Gojek kembali menggelar 'Gojek Xcelerate batch 3', yang mewadahi sejumlah startup lokal di sektor ritel mengembangkan inovasi berbasis kebutuhan keseharian konsumen (daily consumer innovation).

Dalam perhelatan Gojek Xcelerate tahun ini, Gojek berhasil menyeleksi sembilan startup lokal terbaik tanah air yang selanjutnya akan diberi pembekalan dan pendampingan usaha yang disupervisi langsung oleh Gojek Indonesia.

Sembilan startup lokal yang mendapatkan kesempatan langsung untuk belajar metode bisnis dengan Gojek dalam Gojek Xcelerate batch 3 tahun ini adalah Gigel.id, Callista, Sugar Technology, Heiden Heritage, Etanee, MAD, Meyerfood, Kiddo.id, dan Pijak Bumi.

Berkolaborasi dengan Digitaraya serta Partner kelas dunia lainnya, Gojek Xcelerate batch 3 berbagi insight yang dibutuhkan oleh para pelaku startup di tanah air untuk memastikan produk yang mereka tawarkan mampu menjawab kebutuhan konsumen.

Gojek Xcelerate menargetkan untuk membina 35 startup lokal terbaik dari Indonesia dan Asia Pasifik melalui sejumlah pelatihan berbasis kurikulum langsung dari Gojek Indonesia dan beberapa perusahaan partner global lainnya seperti McKinsey & Co, UBS Bank, dan Google Developers Launchpad.

Pada Batch pertama Gojek Xcelerate telah meluluskan 5 startup Indonesia yang kesemuanya mendapatkan pelatihan dengan tema 'Machine Learning', kemudian pada Batch kedua Gojek berhasil meluluskan 9 Startup asal Asia Pasifik yang semuanya dipimpin oleh perempuan, mereka menyebutnya sebagai 'Women Founders'.

Dalam Gojek Xcelereate Batch 3 ini akan diajarkan sejumlah materi berkaitan dengan "Growth Experimentation 101" atau eksperimentasi untuk meningkatkan penggunaan produk melalui uji hipotesis yang berasal dari data perilaku pengguna; "Supercharge your Product with Web Apps" atau pengembangan platform digital melalui framework yang lebih cepat dikembangkan dan dapat digunakan pada berbagai kanal digital; serta "Building High Impact Learning Culture" atau strategi membangun budaya perusahaan yang efektif dengan pengembangan cara berpikir karyawan.

Chief Marketing Officer Gojek, Ainul Yaqin, membagikan salah satu strategi marketing yang sering diupayakan oleh Gojek Indonesia dalam memberikan nilai tambah kepada produk-produknya agar sesuai dengan kebutuhan pasar (Product-Market Fit), Ia menyebutnya sebagai Growth-Hacking.

"Dalam perkembangan sebuah startup, penting untuk para founder menemukan cara yang paling efektif dan efisien dalam mengembangkan produk mereka, salah satu cara yang paling banyak dirujuk adalah Growth Hacking," terang Ainul Yaqin di Jakarta, Jumat (14/2).

"Metode ini mirip dengan disiplin marketing, dimana kita selalu mengupayakan cara memasarkan produk yang paling sesuai dengan target konsumen kita. Dalam Growth Hacking, startup harus mampu menganalisa data perilaku konsumen untuk mencari solusi yang pasti bagi konsumen, ini penting untuk membantu percepatan pertumbuhan dan keberlangsungan bisnis," pungkasnya.

Melalui kesempatan Gojek Xcelerate batch 3 ini, para startup yang telah terpilih diharapkan mampu mengembangkan bisnisnya dan berjejaring dengan sejumlah stakeholders, termasuk berkesempatan untuk mengintegrasikan diri ke dalam platform dan ekosistem bisnis dari Gojek Indonesia. (M-2)

Baca Juga

AFP/JOHANNES EISELE (STF)

Arloji Cerdas dikembangkan untuk Deteksi Corona

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 19:35 WIB
Fitbit, bersama dengan Apple, juga berkolaborasi dengan Stanford Healthcare Innovation Lab dalam COVID-19 Wearables...
Unsplash/ William Iven

Tabungan Bertambah Saat WFH? Anda Tetap Disarankan Berhemat

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:55 WIB
Meski banyak orang yang turun pendapatan karena pandemi, banyak pula yang tabungannya justru bertambah karena beruntung masih bergaji penuh...
A Jamieson

Ada Penampakan Spesies Gurita Langka di Palung Sunda

👤Bagus Pradana 🕔Jumat 29 Mei 2020, 13:10 WIB
Mereka menjuluki spesies gurita laut dalam yang mereka temui ini dengan sebutan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya