Jumat 14 Februari 2020, 21:56 WIB

Bank DKI Dukung Transparansi Penerimaan Pajak di Jakarta

Selamat Saragih | Megapolitan
Bank DKI Dukung Transparansi Penerimaan Pajak di Jakarta

MI/Selamat Saragih
Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi (tengah).

 

UNTUK meningkatkan transparansi penerimaan pajak daerah, khususnya pajak hotel, restoran, tempat hiburan dan perparkiran di DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Bank DKI meluncurkan sistem pajak Tax Online System of Jakarta yang disingkat Toska.

 

“Peluncuran Toska merupakan sebuah titik baru bagi sistem perpajakan online khususnya di wilayah DKI Jakarta. Hal itu dilakukan guna mendukung Pemprov DKI dalam meningkatkan layanan penerimaan Pajak Daerah,” kata Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi, di Jakarta, Jumat (14/02).

 

Pihaknya, jelas Babay, telah siap untuk mengimplementasikan Toska yang akan memudahkan para pengelola usaha membayarkan pajak secara online. Hal itu mendukung pemerintah menuju transparansi dan efektivitas pengawasan kepatuhan atas wajib pajak.

 

Melalui Toska, lanjutnya, wajib pajak dapat memonitoring data transaksi usaha kapan pun dan dimana saja serta akses untuk mendapatkan laporan pajak terintegrasi atas objek pajaknya yang dapat dijadikan sebagai pedoman pembayaran dan pelaporan pajak.

 

Babay menambahkan, keuntungan lain yang diperoleh wajib pajak ketika menggunakan Toska adalah penggunaan akses Cash Management System Bank DKI secara gratis. Dapat dipergunakan untuk melakukan monitoring dan transaksi keuangan secara realtime dan online seperti transfer, pembayaran pajak, virtual account, liquidity management hingga payroll.

 

Seperti diketahui, TOSKA merupakan sistem pajak terintegrasi secara online yang berfungsi dalam melakukan pencatatan, rekonsiliasi, pembayaran dan pelaporan pajak hotel, restoran, tempat hiburan dan perparkiran di DKI Jakarta.

 

“Sisitem ini diharapkan dapat mengoptimalisasi pendapatan daerah melalui pajak perhotelan, pajak restoran dan pajak hiburan khususnya di daerah DKI Jakarta dan dapat meningkatkan efesiensi Wajib Pajak (WP) dalam pelaporan pajaknya. Sistem ini telah terintegrasi dan dapat dimonitor secara online melalui dashboard yang terpasang di Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta (BAPENDA) dimana seluruh transaksi di wajib pajak akan terpantau secara akurat,” tandasnya. (OL-13)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More