Jumat 14 Februari 2020, 21:02 WIB

Potensi Koridor Timur Ibu Kota Jadi Momen Pengembangan Jababeka

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Potensi Koridor Timur Ibu Kota Jadi Momen Pengembangan Jababeka

Dok. Jababeka
jababeka Bussiness Gathering

 

PROYEK infrasstruktur yang gencar dilakukan di wilayah timur ibu kota Jakarta jadi acuan Jababeka Residence dalam mengembangkan proyek propertinya di Cikarang, Jawa Barat.

Tercatat, ada 10 proyek infrastruktur yang sedang digarap pemerintah di sekitar kawasan Jababeka. Diantaranya, Tol JORR II, LRT Jakarta-Cikarang, MRT Balaraja-Cikarang, DDT Commuter Line, High Speed Train Jakarta-Bandung, Bandara Kertajati, dan Pelabuhan Patimban.

Presiden Direktur Jababeka Residence Sutedja S Darmono mengatakan, banyaknya proyek infrastruktur membuat kawasan Jababeka Residence bakal diarahkan untuk berkembang menjadi kawasan pengembangan berbasis transit (TOD) yang fokus pada penggunaan transportasi massal.

"Di tahun 2020 ini, merupakan tahun yang penuh dengan prospek baru, banyak pembangunan infrastruktur yang dipercepat ke arah koridor Timur, tentunya hal ini bisa menjadi peluang baru yang harus segera kita tangkap." kata Sutedja dalam Bussiness Gathering ratusan pengusaha di Holiday Inn Cikarang, seperti dalam siaran persnya.

Selain dikembangkan berbasis TOD, kawasan Jababeka yang juga mencakup kawasan industri juga terus dibangun ekosistemnya agar menjadi platform yang terus berkembang bagi penghuninya dengan memanfaatkan potensi dalam kawasan.

Baca juga : Proyek Infrastruktur di Timur Jakarta Dorong Sektor Properti

Hingga awal tahun ini, kawasan Jababeka telah dilengkapi oleh sederet kawasan komersial strategis baru seperti Rodeo Drive dan Hollywood Boulevard yang berada di kawasan Movieland Jababeka, serta Sudirman Boulevard yang tepat berada jalan utama Jababeka.

Kawasan komersial di Jababeka juga ditambah kehadiran Living Plaza Jababeka dan Hollywood Junction Jababeka yang telah dipenuhi 200 perusahan di bidang kuliner, perbankan, otomotif, retail, dan hiburan.

Selain itu, Jababeka Residence pun telah sukses merilis kawasan bisnis premium, Ginza Business Loft yang saat ini telah terjual 75% dan telah terdaftar sederet brand ternama seperti All Fresh, Restoran Seafood Wiro Sableng, dan Premium Car Showroom.

Ada juga kawasan Sport City Jababeka yang turut menghadirkan kawasan komersial baru (Ruko Sevilla dan Ruko Monaco) yang dekat dengan jalur Pantura

Perkembangan industri di kota Jababeka telah menunjukkan perkembangan yang pesat, saat ini kawasan industri Jababeka telah memasuki pengembangan fase 8 dengan lebih dari 2.000 perusahaan di dalamnya.

Baca juga : Investor Buru Properti di Bali

Sejumlah fasilitas penunjang juga telah dikembangkan untuk menunjang bisnis dan industri, seperti pembangkit listrik mandiri yang sanggup menyuplai 1.000 MW, Waste Water Treatment Plant & Water Treatment Plant yang mampu mengolah limbah dan memberikan air bersih hingga 72.600 m3/hari, Cikarang Dry Port sebagai pusat solusi logistic, dan jaringan serat optic berkecapatan tinggi

Untuk urusan perizinan usaha yang menjadi salah satu “cost of doing business” dan kendala bagi sebagian pelaku bisnis dapat dipermudah dengan kehadiran layanan J-FAST dari Jababeka.

Ketua Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan, perkembangan yang begitu pesat di kawasan Timur Jakarta  menjadi daya tarik tersendiri bagi pergerakan dan perkembangan bisnis di Indonesia.

"Dengan infrastruktur yang semakin lengkap tak menutup kemungkinan berbagai peluang dan potensi di dalamnya,” ujarnya

Menteri Pariwisata 2014-2019 Arief Yahya menyebut kawasan Jababeka yang berada di tengah koridor timur Jakarta bisa dikembangkan jadi kawasan wisata belanja dengan outlet premiun dan wisata kuliner yang kini tengah berkembang. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More