Jumat 14 Februari 2020, 20:37 WIB

Perundungan Anak Harus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Perundungan Anak Harus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Antara
Kampanye perundungan anak

 

KASUS perundungan anak yang terjadi di sebuah SMP di Purworejo, Jawa Tengah sebaiknya diselesaikan dengan cara kekeluargaan karena pelaku merupakan anak di bawah umur.

Ketua Yayasan Lentera Anak, Lisda Sundari berpendapat, hukuman penjara belum tentu memberikan efek jera, justru bisa menimbulkan dampak buruk pada pelaku.

“Intinya kalau sanksi harus memberi efek jera pada anak sehingga tidak lagi melakukan itu dan sadar itu adalah kesalahan. Dipenjara itu belum tentu memberi efek baik pada anak, malah ada kasus penjara justru membuat anak semakin belajar kejahatan,” kata Lisda, Jumat (14/2).

Menurutnya, ada beberapa kasus dulu, misalnya mencuri, karena pelakunya anak-anak hakim memutuskan dia tidak dipenjara tapi setiap hari harus datang ke tempat orang yang barangnya dia curi, lalu minta maaf. Sampai pada suatu saat dia sadar kalau yang dilakukan salah, jadi tidak semua jalur hukum baik.

Lisda menegaskan, agar kasus perundungan pada anak tidak kembali terjadi, seharusnya pihak sekolah melakukan tindakan preventif berupa pengawasan untuk memastikan bahwa sekolah merupakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

Selain itu, sekolah dan orang tua perlu membangun kesadaran dan literasi pada anak tentang perilaku apa saja yang tidak baik untuk dilakukan.

“Pengawasan harus ditingkatkan karena kalau sampai kejadian, dampaknya lebih banyak. Pengawasan yang ketat itu memperkecil masalah,” jelasnya. (OL-2

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More