Sabtu 15 Februari 2020, 01:15 WIB

Senat AS Adopsi Resolusi Kekuasaan Perang Iran

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Senat AS Adopsi Resolusi Kekuasaan Perang Iran

AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

 

SENAT Amerika Serikat (AS) yang dikuasai Partai Republik meloloskan rancangan undang-undang yang membatasi kemampuan Presiden Donald Trump untuk menyatakan perang terhadap Iran.

Resolusi Kekuasaan Perang Iran disetujui dengan hasil pemungutan suara 55-45--beberapa jam setelah Trump memperingatkan hal itu akan membuat AS kurang aman dari potensi serangan dan ancaman Iran.

DPR AS yang dikuasai Demokrat sebelumnya meloloskan versi RUU pada Januari, setelah Trump memerintahkan pembunuhan seorang jenderal top Iran, Qaseem Soleimani.

Penggagas resolusi tersebut, Senator Tim Kaine dari Partai Demokrat mengatakan, pemungutan suara itu menunjukkan kekuatan dan mencerminkan pentingnya Kongres mempertimbangkan keputusan apa pun untuk mengerahkan pasukan.

Bahkan jika Senat tidak dapat mengesampingkan veto, Kaine mengatakan para pendukung resolusi itu berharap langkah ini akan mempengaruhi Trump saat dia akan melakukan tindakan militer di masa depan.

Trump diperkirakan akan memveto RUU tersebut begitu masuk ke Gedung Putih. Sehari sebelum pemungutan suara, Trump mencuit, “Sangat penting bagi keamanan negara kita Senat Amerika Serikat tidak menyetujui Resolusi Kekuasaan Perang Iran.”

“Kita melakukan yang sangat tepat terhadap Iran dan ini bukan waktu untuk menunjukkan kelemahan ... Jika tangan saya diikat, Iran akan memiliki gelanggang. Mengirim sinyal yang sangat buruk,” tegas Trump.

“Demokrat melakukan ini sebagai upaya untuk mempermalukan Partai Republik,” ujar Trump
Resolusi itu mensyaratkan Trump untuk memindahkan pasukan yang terlibat dalam permusuhan dengan Iran kecuali Kongres menyatakan perang atau mengeluarkan resolusi yang memungkinkan penggunaan kekuatan khusus.

Pemimpin Mayoritas Senat Republik, Mitch McConnell, dan banyak anggota partai lainnya menentang resolusi itu.

“Kita perlu mengirim pesan ketegasan, dan bukan kelemahan,” kata Senator Jim Risch, ketua Partai Republik Komite Hubungan Luar Negeri Senat.


Serang pangkalan Irak

Sementara itu, sebuah serangan roket menghantam satu pangkalan Irak di provinsi terpencil Kirkuk yang menampung pasukan AS.
Tidak ada laporan langsung tentang korban, mengutip sumber-sumber keamanan Irak dan AS, Kamis (13/2).

Serangan terbaru terjadi pada akhir 40 hari berkabung di Iran, atas kematian jenderal senior Qassem Soleimani.

Pemerintah Iran sendiri menyatakan kesiapannya untuk menyerang AS dan Israel jika mereka memberikan alasan untuk melakukan serangan tersebut.

“Jika Anda membuat kesalahan sekecil apa pun, kami akan memukul Anda berdua,” kata Mayor Jenderal Hossein Salami.

Menurut juru bicara Garda Revolusi Ramezan Sharif, pembunuhan Soleimani mengarah pada pembebasan Yerusalem.

“Pembunuhan komandan Soleimani dilakukan oleh pengecut dan penakut oleh Amerika akan mengarah pada pembebasan Yerusalem, dengan rahmat Tuhan,” kata Ramezan Sharif.(BBC/Aljazeera/AFP/CNA/Nur/I-1)

Baca Juga

AFP

Kabar Buruk, Tingkat Radiasi di Sekitar Chernobyl Melonjak

👤Nur Aivanni 🕔Senin 06 April 2020, 12:58 WIB
"Ada kabar buruk, radiasi di atas normal di pusat kebakaran," kata Yegor Firsov, kepala layanan inspeksi ekologi...
AFP/JOSEP LAGO

Restoran yang Tutup di Spanyol Kirim Makanan bagi Petugas Medis

👤Nur Aivanni 🕔Senin 06 April 2020, 12:20 WIB
Beberapa restoran dan bar di Barcelona yang sudah tutup karena pandemi covid-19 terlibat dalam gerakan solidaritas untuk memasak hamburger,...
AFP/Enrique Ortiz

Miris, Jasad Korban Covid-19 Tergeletak di Jalanan Ekuador

👤Haufan Hasyim Salengke 🕔Senin 06 April 2020, 11:31 WIB
Pemerintah Ekuador pun meminta maaf atas situasi yang memprihatinkan di tengah pandemi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya