Jumat 14 Februari 2020, 17:30 WIB

Rerie Apresiasi Polri Dorong Perempuan Jadi Kapolda

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Rerie Apresiasi Polri Dorong Perempuan Jadi Kapolda

Instagram @lestarimoerdijat
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

 

WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengapresiasi kejelian Kapolri Jenderal Idham Aziz dalam mencermati kapasitas dan kapabilitas perempuan polisi untuk dipromosikan sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda). Apresiasi itu disampaikan Lestari Moerdijat, sekalipun  sebelumnya, 10 tahun lalu telah ada perempuan polisi yang menjabat Kapolda.

"Saya mengapresiasi Kepolisian Republik Indonesia yang menerapkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam menjalankan karier di institusinya," kata Lestari menanggapi rencana Kapolri mengangkat perempuan polisi menjadi Kapolda dalam tiga bulan ke depan, Jumat (14/2)

Baca juga: Undip Anugerahkan Doktor Honoris Causa kepada Puan

Di lingkungan Kepolisian RI, pemberdayaan dan kesetaraan perempuan dalam hal karier memang sudah terlihat sejak masa lalu. Sejumlah perempuan polisi telah menyandang bintang di pundaknya, bahkan menjadi Kapolda. Brigadir Jenderal Polisi (Purn) Hj Rumiah Kartoredjo menjabat sebagai Kapolda Banten sejak Januari 2008 sampai Februari 2010.

Sedangkan, perempuan polisi lain yang menyandang bintang adalah Brigjen (Purn) Jeanne Mandagi, Brigjen (Purn) Roekmini Koesoema Astoeti, Irjen (Purn) Basaria Panjaitan, Brigjen (Purn) Paula Maria Renyaan Bataona, Brigjen (Purn) Sri Kusmaryati, Brigjen (Purn) Noldy Rata, Brigjen (Purn) Soepartiwi, Brigjen Ida Utari, Brigjen (Purn) Nur Afiah, Brigjen Sri Handayani, dan Brigjen Juansih.

Menurut Lestari yang akrab disapa Rerie itu, keberadaan perempuan polisi yang memiliki bintang di pundaknya merupakan salah satu bukti keseriusan dan political will Kepolisian RI dalam mengedepankan kesetaraan gender dalam pemberdayaan sumber daya manusia di lingkungan Bhayangkara Negara itu.

Bila tiga bulan mendatang ada perempuan yang menjabat Kapolda, menurut Legislator NasDem tersebut, hal itu mencerminkan konsistensi institusi kepolisian dalam upaya pemberdayaan perempuan.

Pada Kamis (13/2) Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menaikan pangkat sebanyak 42 perwira tinggi (Pati) Polri. Dari 42 Pati tersebut, dua di antaranya merupakan wanita.

 Idham Azis mengatakan dua wanita polisi yang naik pangkat dan menyandang bintang di pundak sebagai bentuk kesetaraan antara perempuan dan laki-laki.

Baca juga: 7 WNI Masih Berada di Wuhan, Bagaimana Kabarnya?

 Ia pun berbicara kemungkinan menempatkan seorang perempuan polisi menjadi Kapolda.

 "Jangan salah kalau 2-3 bulan ke depan ada Polwan yang bisa mungkin saya angkat jadi Kapolda," kata Idham. (RO/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More