Jumat 14 Februari 2020, 10:02 WIB

KLHK Serukan Pelestarian Lahan Basah

(FR/JS/N-2) | Nusantara
KLHK Serukan Pelestarian Lahan Basah

MI/Ferdinand
Tandya Tjahjana menanam pohon dersono mawar di Taman Kehati dalam rangka memeringati hari lahan basah sedunia 2020, Kamis (13/2).

 

INSPIRASI dari Ponggok, di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang berhasil memanfaatkan dengan baik potensi sumber air, membuat desa itu dipilih sebagai lokasi Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2020, kemarin. Di Taman Kehati milik PT Tirta Investama, itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan meminta masyarakat untuk menjaga kelestarian lahan basah.

"Selain aset nasional, lahan basah berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan. Saat ini, luas lahan basah dunia mencapai 12 juta kilometer persegi, atau lebih dari 6% luas total permukaan bumi," ujar Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial, Tandya Tjahjana.

Indonesia, lanjutnya, merupakan salah satu negara kepulauan yang memiliki ekosistem lahan basah terluas di Asia setelah Tiongkok. Luasnya mencapai 40,5 juta hektare atau sekitar 20% dari total luas daratannya. Di dalam lahan basah yang besar itu terkandung berbagai keanekaragaman hayati. (FR/JS/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More