Jumat 14 Februari 2020, 06:40 WIB

40 Ribu Wisatawan Batal ke Bali

Atalya Puspa | Ekonomi
40 Ribu Wisatawan Batal ke Bali

MI/RAMDANI
Pekerja beraktivitas di kafe yang lengang menjelang matahari terbenam di Pantai Seminyak, Bali, kemarin.

 

PERNYATAAN Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, Senin (10/2/2020), bahwa wabah virus korona berdampak pada sektor pariwisata di Bali bukanlah isapan jempol.

Berdasarkan laporan Ketua Bali Tourism Board, Agung Partha, gara-gara mewabahnya virus mematikan itu terjadi pembatalan 40 ribu kunjungan wisatawan. Kondisi itu menyebabkan kerugian hingga Rp1 triliun lebih.

"Dalam situasi ini, pelaku pariwisata jangan banting harga untuk menjaga kualitas pariwisata Bali," kata Agung seusai seminar di Graha Tirta Gangga, Kantor Perwakilan BI Bali, kemarin.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana mengungkapkan pariwisata menjadi lokomotif ekonomi yang menyumbang 70% produk domestik regional bruto.

MI/Ruta Suryana

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana.

 

"Gangguan sedikit saja berdampak pada perekonomian Bali."

Hariyadi Sukamdani, dalam Munas PHRI XVII di Karawang, Jawa Barat, Senin (10/2), menyatakan kerugian akibat banyaknya wisatawan Tiongkok yang membatalkan kunjungan ke Indonesia mencapai Rp2,7 triliun. Sebagian besar wisatawan Tiongkok memilih Bali sebagai destinasi liburan (Media Indonesia, 11/2).

Di lain pihak, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Ketut Suarjaya, mengungkapkan pihaknya berhasil melacak seorang turis Tiongkok yang diduga positif korona setelah berlibur di Bali. "Kami yakin Bali masih negatif. Jadi, mungkin setelah sampai di Tiongkok, dia baru terpapar," ungkap uarjaya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyatakan masa observasi 238 WNI yang tengah menjalani observasi di Natuna berakhir Sabtu (15/2). Mereka akan langsung diterbangkan ke ke Jakarta.

"Sabtu pagi ialah pengecekan terakhir. Setelah itu, persiapan kembali ke Jakarta," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pe-ngendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto, kemarin. (Ata/Pra/Nur/Cah/Ind/BBC/RS/OL/X-3)

              

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More