Kamis 13 Februari 2020, 21:55 WIB

Perputakaan Mangkunegaran Digitalisasi Manuskrip Kuno

Widjajadi | Humaniora
Perputakaan Mangkunegaran Digitalisasi Manuskrip Kuno

Antara
Petugas perpustakaan menunjukkan buku koleksi Perpustakaan Reksa Pustaka, Pura Mangkunegaran, Solo, Jateng

 

PERPUSTAKAAN Reska Pustaka, Mangkunegaran, Solo, rampungkan digitalisasi 3.232 koleksi dan 400.202 halaman arsip pustaka klasik.

Pada solusi pengarsipan digital ini, dokumen yang sudah dipindai,dapat diakses menggunakan aplikasi Electronic Filling System (EFS) bernama UNIDocSys.

''Koleksi perpustakaan Reksa Pustaka sudan sangat tua. Kalau kita mengingat sejarah berdirinya, sampai saat ini sudah 152 tahun.
Kini kondisinya sudah banyak rapuh, sehingga perlu digitalisasi,agar selamat serta lestari, dan pengunjung tetap bisa membaca dengan enak seluruh isinya," kata pengelola naskah kuno Reska Pustaka, Raden Nganten Ngabehi Darweni, Kamis ( 23/2)

Menurutnya, arsip-arsip di Pura Mangkunegaran pada umumnya berupa kertas yang disimpan untuk dijaga nilai keasliannya, seperti misalnya karya budaya adiluhung dari Mangkunegara IV selaku pendiri perpustakaan Reksa Pustaka, berupa Serat Werdatama, yang mengajarkan tentang budi pekerti.

Digitalisasi tersebut disponsori Epson Indonesia melalui manajeman PT Unibless Indo Multi menyelamatkan naskah atau manuskrip kuno, berikut ribuan buku buku sejarah tua lainnya dari usia lapuk atau kehancuran.

Epson Indonesia menurut Pengageng Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran, Gusti Raden Ayu Retno Rosati Kadarisman, merupakan menjadi pihak ketiga yang menjadi penyelamat naskah atau manuskrip dan juga buku kuno dari kehancuran.

"Dengan rekomendasi dari Dinas Kearsipan Jawa Tengah, Epson bersama Unibless Indo Multi datang dan bersedia melaksanakan program digitalisasi dokumen sejarah milik Reska Pustaka ," kata kakak KGPAA Mangkunegoro IX ini dalam acara penutupan proyek digitalisasi arsip pustaka klasik Perpustakaan Reksa Pustaka di Puro Mangkunegaran, Kamis (13/2).

Sementara itu, Direktur Unbless Indo Multi,Sylvie S Sembiring, menyatakan kegiatan digitilasi, setiap pengunjung Reska Pustaka bisa mencari, mengidentifikasi dan membaca koleksi pustaka cukup lewat dari komputer yang tersedia.

"Dengan begitu manuskrip yang ada di Reksa Pustaka tetap terjaga keutuhannya dari kerusakan," tegas dia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More