Kamis 13 Februari 2020, 20:50 WIB

Gaungkan Pancasila, GPP Jabar Pilih Cara Humanis

Bayu Anggoro | Nusantara
Gaungkan Pancasila, GPP Jabar Pilih Cara Humanis

MI/Anggoro
Ketua panitia deklarasi gerakan pembumian Pancasila di Jawa Barat Budi Hermansyah saat memberi penjelasan di Bandung, Kamis (13/2).

 

PENGUATAN Pancasila sebagai landasan negara harus terus dilakukan kepada masyarakat. Sebabnya penyebaran ideologi dari luar menjadi alasan utama perlunya pemahaman tersebut.

Hal ini pula yang menjadi faktor utama penyelenggaraan Gerakan Pembumian Pancasila (GPP) akan dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat  pada Minggu (16/2). Ketua Panitia Deklarasi GPP, Budi Hermansyah, mengatakan, pihaknya menyadari pemahaman Pancasila sebagai ideologi bangsa harus terus dilakukan kepada masyarakat.

Baca juga: Bupati Flotim Ajak Masyarakat Bangga Pada Pancasila

Meski enggan memandang apriori, menurutnya sosialisasi pemahaman Pancasila ini tidak boleh berhenti sampai kapanpun. "Saya tidak mau apriori terhadap pemahaman Pancasila di masyarakat. Ini jadi kewajiban kita semua untuk terus bergerak membumikan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara," kata Budi di Bandung, Kamis (13/2).

Dia tidak memungkiri saat ini terdapat unsur masyarakat yang belum bisa mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila secara substansial. Kondisi itu diperburuk oleh semakin gencarnya penyebaran ideologi transnasional.

Tidak hanya yang berlandaskan agama, menurutnya penyebaran ideologi luar yang berbasis kapitalisme ekonomi pun makin kencang. Kondisi ini  menjadi tantangan bagi Indonesia agar posisi Pancasila sebagai ideologi bangsa tidak tergeser.

"Ini tantangan bagi Pancasila selaku ideologi genuine bangsa ini. Dengan perkembangan ideologi global yang luar biasa, kita harus menyiapkan diri agar memiliki daya tahan," katanya.

Lebih lanjut dia katakan, GPP 2020 tingkat Provinsi Jawa Barat ini akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai unsur masyarakat seperti organisasi keagamaan, kepemudaan, dan komunitas. Menurutnya, sejumlah tokoh nasional direncanakan hadir seperti Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Machfud MD, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Suhardi Alius.

"Kami juga sudah mengundang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil," katanya.

Pada kegiatan ini, pihaknya akan menyosialisasikan Pancasila melalui cara-cara yang tidak biasa. "Hari ini ada kejenuhan di masyarakat dengan pendidikan karakter ideologi seperti dulu P4. Perlu cara-cara humanis, jadi warga tak jenuh, tak bosan, atau tak apriori dalam setiap mengikuti kegiatan," katanya.

Pada GPP Ini, pihaknya akan menampilkan kegiatan yang bersifat santai dan menghibur masyarakat. "Ada gerak jalan, tarian tradisional. Semua bertujuan untuk membumikan Pancasila kepada masyarakat," katanya. (BY/A-1)

Baca Juga

Dok DPW NasDem Kalteng

NasDem Kalteng Perkenalkan Paslon Sugianto-Edy

👤Surya Sriyanti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 07:07 WIB
Sembari melihat kebun warga, NasDem Kalteng juga menyampaikan bahwa paslon nomor urut 2 ini memiliki kekuatan pendukung 33 kursi dari 45...
MI/Hijrah Ibrahim

Langgar Netralitas, 98 ASN di Malut Diadukan ke KASN

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:36 WIB
Dari 98 ASN yang terbukti melanggar netralitas pilkada itu, terbanyak berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula disusul Halmahera Timur,...
MI/Arnoldus Dhae

Wamen LHK Beri Nama Buaya yang Lahir di Bali Safari Park

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:49 WIB
Buaya Sinyulong dikategorikan rentan atau vulnerable dalam daftar merah IUCN karena populasinya kurang dari 2.500 individu dan terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya