Kamis 13 Februari 2020, 19:43 WIB

Ketua DPRD DKI Minta Formula E Dipindah ke Ancol

Andhika Prasetyo | Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Formula E Dipindah ke Ancol

Antara/Sigid Kurniawan
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi saat mendatangi Kementerian Sekretariat Negara bahas Formula E

 

Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar ajang balap Formula E di Ancol, Jakarta Utara, bukan di Kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Pasalnya, Monas merupakan cagar budaya yang tidak bisa diubah fungsi dan bentuknya secara sembarangan.

"Sebetulnya itu tidak boleh. Monas itu kan cagar budaya. Monas juga sekarang dikelilingi pagar karena itu situs sejarah yang harus dilindungi," ujar Prasetyo di Gedung Sekretariat Negara, Kamis, (13/2).

Selain cagar budaya, kawasan Monas juga merupakan daerah resapan.

"Kalau dibuat semua permanen, dibuat beton, serapan airnya bagaimana. Kalau hujan, banjirnya ke mana ? Ke tengah kota semua," ucapnya.

Baca juga : Soal Formula E, PDIP Tuding Anies Lakukan Pembohongan Publik

Maka dari itu, menurut Prasetyo, sudah semestinya ajang Formula E digelar di Ancol yang juga kawasan wisata di Jakarta.

"Kita kan punya tempat sendiri di Ancol, itu punya DKI Jakarta. Itu kita perbaiki. Nanti juga bisa mendongkrak pariwisata. Di sana tempatnya besar dan tidak tertutup. Penonton masuk, bisa dapat uang dari tiket atau dari hotel. Jadi kalau dipindah, tidak akan ada masalah pendapatan," tutur Prasetyo.

Terlebih, lanjutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mendapat rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta untuk menggelar formula E 2020 di kawasan Monas.

"Kalau dia mengatakan sudah dapat rekomendasi, itu adalah pembohongan publik. Kami melihat ada manipulasi. Seakan-akan kepala cagar budaya ini mengiyakan, padahal belum dikonfirmasi," tandasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Top Tags

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More