Kamis 13 Februari 2020, 18:47 WIB

Sektor Industri Bakal Dapat Diskon Tarif Listrik

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Sektor Industri Bakal Dapat Diskon Tarif Listrik

Antara/Arnas Padda
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berswafoto dengan peserta usai membuka program pelatihan dan sertifikasi di Makassar.

 

MENTERI Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan besaran tarif listrik untuk industri sudah diputuskan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo. Pemerintah berencana memberikan diskon tarif listrik bagi sektor industri.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan keinginan pemerintah agar industri dalam negeri memiliki daya saing. Aspek yang perlu diperhatikan ialah struktur biaya produksi (cost of production). Adapun cost of production terkait beberapa faktor komponen yang perlu dicermati, yakni harga energi dan tata kelola niaga. Pemerintah telah memutuskan harga gas untuk industri harus di bawah US$ 6 per MMBTU.

"Ini intensif antara kami dan ESDM dan BUMN. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dimumkan skemanya. Salah satu yang bisa membantu industri ya harga listrik juga harus kompetitif," ungkap Agus di Kompleks Parlemen, Kamis (13/2).

Lebih lanjut, Agus menuturkan sektor industri tidak terlalu banyak menuntut. Dalam hal ini, pelaku usaha tidak meminta harga listrik disesuaikan sepanjang hari.

Baca juga: Pemerintah tidak Naikkan Tarif Listrik

"Jadi, industri yang proses produksi 24 jam itu tidak perlu 24 jam. Pada jam tertentu saja, kita arahkan untuk dapat diskon," imbuh Agus.

Agus menambahkan besaran diskon tarif masih dibicarakan lintas kementerian, yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian BUMN.

"Tapi prinsip untuk memberi diskon ke industri yang melakukan proses produksi 24 jam. Diskonnya diberikan pada jam 22.00 WIB dan 6.00 WIB, dan sudah diputuskan sama Presiden. Tinggal bagaimana kita menindaklanjutinya," pungkas Agus.

Pemerintah, lanjut dia, berupaya segera mengimplementasikan kebijakan tersebut. Nantinya, bukan hanya sektor industri yang akan menikmati keuntungan tersebut, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN juga akan menikmati penurunan harga.

"Target kita secepatnya. Selain itu, ada korelasi penurunan harga gas industri karena PLN akan menikmati itu. Nantinya akan ada korelasi," tutupnya.(OL-11)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Korona tak Halangi Petani Bima Panen Raya Padi dan Jagung

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 12:46 WIB
Total luas panen padi siap panen di bulan Maret 2020 ini seluas 8.918 hektare (ha), April 20.980 ha, dan Mei 9.667...
DOK KEMENTAN

Kementan Jaga Produksi Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 12:29 WIB
Tim medis sebagai garda depan bekerja sekuat tenaga menyelamatkan pasien. Pun dengan sejumlah pihak seperti Kementerian Pertanian...
Antara/Aprilio Akbar

BI :Sinergi Kebijakan Kunci Ketahanan Ekonomi

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Senin 30 Maret 2020, 12:18 WIB
Prospek tersebut baginya ditopang oleh tiga elemen penting yakni Sinergi, Transformasi, dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya