Kamis 13 Februari 2020, 17:35 WIB

Dana Seret Tahapan Pilkada Bengkulu Tersendat

Marliansyah | Nusantara
Dana Seret Tahapan Pilkada Bengkulu Tersendat

Antara
Pencoblosan saat pilkada lalu di Bengkulu.

 

TAHAPAN pemilihan Gubernur Bengkulu terhambat akibat anggaran awal untuk penyelenggaraan pemilihan pada September 2020 belum diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu.

Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Darlinsyah mengatakan, saat ini KPU Provinsi Bengkulu, belum menerima dana pencairan tahap awal dari total anggaran Rp110 miliar.

"Hingga saat ini KPU Provinsi Bengkulu,  belum menerima pencairan tahap awal dati Pemerintah Provinsi Bengkulu,  dari total anggaran Rp110 miliar, " katanya.

KPU Provinsi Bengkulu, lanjut dia,  telah melaporkan kondisi tersebut ke KPU RI karena  tahapan pilgub yang seharusnya sudah mulai berlangsung menjadi terhambat.

Sesuai kesepakatan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), pencairan tahap pertama sebesar 40 persen dari total anggaran Rp110 miliar. "Tapi sampai saat ini belum juga di ditransfer,"imbuhnya.

KPU Provinsi Bengkulu juga sudah melakukan koordinasi dengan tim anggaran pemerintah daerah mengenai NPHD. Sayangnya, ungkap dia, hingga saat ini belum ada kejelasannya.

Seharusnya,  kata dia,  pencairan tahap awal pada 2 Februari 2020. Tapi sampai sekarang belum kunjung cair sehingga dampaknya kegiatan KPU untuk menjalankan setiap tahapan Pilgub terhambat.

Untuk menjalankan tahapan Pilgub sementara ini, KPU Provinsi terpaksa menggunakan dana pribadi terlebih dahulu karena dalam kegiatan ini juga ada pihak ketiga.

Dampaknya juga terjadi di KPU Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah,  Bengkulu, yang sudah menjalankan tahapan Pilgub seperti perekrutan anggota PPK.

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada September 2020 didelapan kabupaten yakni,  Kaur,  Bengkulu Selatan,  Seluma,  Bengkulu Utara,   dan Mukomuko. Kabupaten Lebong,  Rejang Lebong, dan kepahiang.(OL-13)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More