Kamis 13 Februari 2020, 13:34 WIB

Beijing Kirim Tambahan 2.600 Personel Medis ke Wuhan

Marcheilla Ariesta | Internasional
Beijing Kirim Tambahan 2.600 Personel Medis ke Wuhan

AFP/Hector RETAMAL
Tim medis berpakaian pelindung keluar dari rumah sakit milik Palang Merah Wuhan.

 

SEBANYAK 2.600 personel medis dari Angkatan Bersenjata Tiongkok dikerahkan untuk membantu merawat pasien terjangkit virus korona COVID-19. Para personel medis tambahan ini nantinya akan membantu di dua rumah sakit di Hubei.

Pengerahan personel tambahan ini sudah disetujui Ketua Komisi Militer Pusat Xi Jinping, seperti dilaporkan Xinhua, Kamis (13/2).

Mereka akan mengikuti model operasi Rumah Sakit Huoshenshan. Tidak hanya itu, para personel medis ini juga ditugasi mengobati pasien yang dikonfirmasi terinfeksi virus COVID-19 di Rumah Sakit Taikang Tongji.

Sementara itu, Rumah Sakit Taikang Tongji Wuhan berencana menambah 860 tempat tidur. Sementara RS Kesehatan Ibu dan Anak Hubei akan menambah 700 tempat tidur.

Baca juga: Gara-Gara Virus Korona, Sekretaris Partai Komunis Hubei Dipecat

Kedua RS itu memiliki bangsal klinis dengan departemen tambahan seperti pengendalian infeksi, inspeksi, konsultasi khusus, diagnosis radiologis, peralatan medis, pasokan desinfeksi, informasi dan rekayasa medis.

"Para tenaga medis yang ditarik akan berasal dari beberapa unit di Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Dukungan Strategis, Logistik dan Angkatan Kepolisian Bersenjata," kata Komisi Militer Pusat.

Staf medis ini nantinya akan dikirim dalam dua bagian. Gelombang pertama sebanyak 1.400 tentara akan tiba di Wuhan pada 13 Februari. Mereka akan memulai merawat sesegera mungkin.

Jumlah korban tewas akibat virus korona COVID-19 bertambah 242 di Provinsi Hubei, Tiongkok.

Berdasarkan data di situs Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok per hari ini, Kamis (13/2), total kematian akibat virus korona COVID-19 di Tiongkok mencapai 1.310.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan tambahan 14.840 kasus terdeteksi di Hubei, provinsi pusat penyebaran virus korona COVID-19. Sementara untuk kematian di luar Tiongkok tercatat ada dua kasus, yakni di Filipina dan Hong Kong. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More