Kamis 13 Februari 2020, 10:21 WIB

Polisi Pastikan tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Lucinta Luna

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Polisi Pastikan tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Lucinta Luna

ANTARA/Dhemas Reviyanto
Polisi menghadirkan artis Lucinta Luna (tengah) pada rilis kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2)

 

DIREKTUR Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam mengatakan tidak ada perlakuan khusus bagi Lucinta Luna di rumah tahanan (rutan). Model itu ditempatkan dalam ruangan khusus di blok tahanan wanita.

"Tidak ada perlakuan khusus, semua diperlakukan sama dan adil," kata Barnabas saat dikonfirmasi, Kamis (13/2).

Begitu juga dengan fasilitas di ruangan khusus tersebut. Isi ruangan dan bentuk ukurannya sama dengan sel lainnya.

"Fasilitas tahanan di ruangan khusus sama dengan tahanan yang lain yaitu ruang sel, kamar mandi di dalam sel, air bersih dan penerangan yang memadai," ungkap Barnabas.

Baca juga: Pemasok Narkoba Lucinta Luna Sudah Ditangkap

Barnabas mengungkapkan sejumlah pertimbangan menempatkan Lucinta Luna dalam ruangan khusus di blok tahanan wanita. Pertama, karena kapasitas ruang sel di blok tahanan laki-laki penuh.

Kemudian, lanjut dia, untuk menghindari gejolak di dalam tahanan.

Barnabas mengantisipasi adanya perundungan terhadap Lucinta Luna jika ditempatkan di blok tahanan laki-laki.

"Kita tempatkan di blok wanita tapi sel khusus, sendiri dia di dalamnya. Itu untuk menghindari di-bully," pungkas Barnabas.

Lucinta ditangkap atas penyalahgunaan narkotika. Dia diringkus dari Apartemen Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Polisi menemukan sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan. Sebanyak tiga butir pil ekstasi di dalam tempat sampah, sementara lima butir pil riklona dan tujuh butir tramadol ditemukan di dalam tas Lucinta Luna.

Dari hasil tes urine, Lucinta positif mengonsumsi obat penenang jenis benzo. Lucinta ditahan hingga 20 hari ke depan. Dia dijerat Pasal 62 Juncto 71 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika ancamannya sekitar empat tahun penjara. (OL-1)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Pandemi Membuka Peluang Dunia Digital

👤Dmr/Put/J-2 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:17 WIB
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membantu para pelaku UMKM untuk berpindah ke bisnis digital dan memastikannya mampu...
MI/Ramdani

Anies: Pandemi, Satu Juta Orang di Jakarta Bekerja dari Rumah

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 19:47 WIB
Orang-orang sekarang bebas bersepeda di pagi hari sebelum berangkat kerja atau kadang berangkat kerja dengan...
MI/ANDRI WIDIYANTO

PSBB Transisi, Taman Margasatwa Ragunan Masih Sepi Pengunjung

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 16:48 WIB
Di hari Sabtu pekan lalu jumlah orang yang datang berada di kisaran 800 pengunjung dan Minggu pekan lalu mencapai 1.500...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya