Rabu 12 Februari 2020, 20:19 WIB

Kementan Kucurkan KUR Rp4,82 Miliar ke Petani Karanganyar

Ferdinand/Widjajadi | Ekonomi
Kementan Kucurkan KUR Rp4,82 Miliar ke Petani Karanganyar

Antara
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

 

KEMENTERIAN Pertanian bersama BNI mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp4,82 miliar kepada 271 petani di Kabupaten
Karanganyar, Jawa Tengah.

Penyaluran kredit dengan nilai fantastis tersebut merupakan implementasi Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 dalam rangka mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) kepada perwakilan petani di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/2) petang.

"KUR merupakan salah satu upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia," kata Syahrul.

Kementerian Pertanian saat ini sudah menyiapkan anggaran KUR sebesar Rp50 triliun yang disalurkan melalui tiga bank. Yaitu, BNI Rp20 triliun, BRI Rp10 triliun dan Bank Mandiri Rp20 triliun.

Syahrul mengatakan, kegiatan hari ini adalah bagian dari tekad Pemerintah agar besok rakyat dan masyarakat tani bisa mendapatkan keuntungan, kesejahteraan dan ekonomi yang harus lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya.

"Jadi saya sangat mendorong penggunaan KUR ini. Manfaatkan KUR dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Mentan menegaskan, program KUR merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden, Joko Widodo, untuk meningkatkan produksi pangan agar dapat menghidupi 267 juta jiwa rakyat Indonesia. Petani Karanganyar memperlihatkan kepada Indonesia pada umumnya bahwa mereka bisa memanfaatkan lahan pertanian yang subur dengan melakukan manajemen atau cara-cara bertanam yang lebih baik.

"Bapak Presiden Jokowi perintahkan agar beri modal paling kuat untuk rakyat. Bantuan KUR hari ini jumlahnya Rp 4 miliar lebih, itu harus
dimanfaatkan dengan baik," pungkasnya.

Kepala Dinas Pertanian Karanganyar, Siti Maesaroh mengapresiasi program KUR sebagai Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0. Terlebih Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian memberikan subsidi, sehingga bunga KUR hanya 6 persen.

"Melalui KUR ini, petani mendapatkan kemudahan akses pembiyaan yang cukup murah dan pendampingan teknologi," katanya.

Direktur Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan BNI, Tambok P Setyawati menyebutkan Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini sejalan dengan visi Presiden Jokowi. Yaitu, agar memajukan digitalisasi dan mekanisasi pertanian guna meningkatkat produksi dan kesejahteraan petani.

Target penyaluran KUR BNI tahun 2020 secara nasional adalah Rp 22 triliun, untuk area Yogyakarta dan sekitarnya sebesar Rp 1,5 triliun,
Semarang Rp 1,6 triliun danJawa Tengah secara keseluruhan sekitar Rp 3,1 triliun.

"Kita tidak hanya menyalurkan KUR, tetapi juga melakukan pendampingan agar petaninya juga makin produktif, hasil lebih tinggi dan biaya lebih rendah, sehingga lebih efisien dan petani semakin sejahtera," katanya.

Selain menyerahkan KUR, dalam kesempatan itu Menteri Pertanian juga menyerahkan bantuan pembiayaan berupa polis asuransi pertanian untuk petani jagung, polis Asuransi Usaha Tanaman Pangan (AUTP) 9.133 hektare senilai Rp 1.644 miliar, klaim AUTP sebesar Rp 1.319 miliar seluas 254,11 hektar. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara/Hafidz Mubarak

Cegah Ekonomi Memburuk, Pemerintah Siapkan Skenario Khusus

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 01 April 2020, 12:41 WIB
Menghadapi dampak pandemi covid-19, pemerintah membuat dua skenario, yakni berat dan sangat...
Antara/Fouri Gesang Sholeh.

Dukung Cegah Covid-19, Bank UOB Terapkan Relaksasi Kredit

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 April 2020, 12:24 WIB
PT Bank UOBI menyatakan pihaknya sangat memahami pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang bervariasi kepada...
MI/Yoseph Pencawan

Pertamina Sumbang Rp5 Miliar untuk Renovasi RSAL Mintohardjo

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 01 April 2020, 12:06 WIB
Pertamina memberikan bantuan senilai Rp5 miliar untuk renovasi Gedung Pagai Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr....

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya