Rabu 12 Februari 2020, 19:06 WIB

Jokowi Minta 689 Eks IS asal Indonesia Diidentifikasi

Andhika prasetyo | Politik dan Hukum
Jokowi Minta 689 Eks IS asal Indonesia Diidentifikasi

Antara/Sigid Kurniawan
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan dalam rapat kabinet terbatas tentang ketersediaan bahan baku bagi industri baja dan besi.

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memulangkan 689 orang eks kombatan Negara Islam (IS) asal Indonesia.

Kendati demikian, Kepala Negara tetap meminta jajarannya untuk mengidentifikasi secara detail seluruh eks IS tersebut. Mulai dari nama hingga tempat tinggal asal.

"Kalau data itu komplit, proses cegah tangkal bisa dilakukan di sini," ujar Jokowi, sapaan akrabnya, di Istana Negara, Rabu (12/2).

Baca juga: Tolak WNI Eks IS, Pemerintah Diminta Waspadai Aksi Balas Dendam

Dari identifikasi tersebut, lanjut dia, pemerintah juga bisa mengetahui berapa banyak anak yang memiliki peluang untuk dipulangkan ke Tanah Air.

"Kita memang masih akan berikan peluang untuk anak yatim piatu yang berada pada usia di bawah sepuluh tahun. Tapi sekarang kita belum tahu apakah ada atau tidak," tuturnya.(OL-11)
 

Baca Juga

MI/PIUS ERLANGGA

KPU Kebut Regulasi Pilkada 2020

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:40 WIB
KPU tengah membuat peraturan KPU (PKPU) yang sesuai dengan protokol kesehatan...
Dok. Metro TV

Langkah Hukum bagi Penebar Fitnah di Medsos

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:25 WIB
DUA akun media sosial yang menyebarkan video syur Syahrini kini berhadapan dengan...
Dok. Pribadi

TNI Atasi Terorisme Perlu Putusan Politik

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 05:55 WIB
PELIBATAN TNI untuk operasi militer selain perang (OMSP), salah satunya dalam mengatasi aksi terorisme, semestinya baru dapat dilakukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya