Rabu 12 Februari 2020, 14:41 WIB

Mentan Syahrul Beri Saran Petani Gunakan Pupuk Dalam Negeri

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan Syahrul Beri Saran Petani Gunakan Pupuk Dalam Negeri

Istimewa
Mentan Syahrul Yasin Limpo mengunjungi pabrik Pupuk PT. Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (12/2)

 

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi pabrik Pupuk PT. Polowijo Gosari di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (12/2). Kunjungan tersebut digelar untuk memastikan produksi pupuk dolomit di lokasi tersebut berjalan dengan baik.

"Kita memiliki lahan gambut yang luas sekali diseluruh Indonesia terutama di Kalimantan. Banyak sekali perkebunan yang membutuhkan intervensi, nanti saya akan bicara dengan Litbang teknisnya seperti apa," ujar Mentan.

Menurut Mentan, produksi pupuk dolomit harus ditingkatkan karena memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan jenis pupuk lainnya. Pupuk dolomit, kata Mentan, memiliki pH  yang tinggi karena mengandung unsur hara kalsium oksida (CaO) dan magnesium oksida (MgO).

"Pupuk ini bisa meningkatkan kesuburan tanah dan menentukan kualitas produk. Untuk itu, saya sarankan agar para petani menggunakan pupuk dolomit ini. Apalagi pupuk buatan anak bangsa. Masa kita mau pakai produk lain sementara produk dalam negeri sama bagusnya," kata Syahrul.

Meski demikian, Mentan menyinggung soal isu-isu kelangkaan pupuk yang kini merebak di kalangan petani.

Dia juga menyesalkan masih adanya pengalihfungsian lahan oleh beberapa pihak, sehingga area sawah terus menyusut. Kata dia, kedua persoalan itu harus disikapi dengan cepat dan tepat.

"Ini baru bulan pertama kok, bisa ada kelangkaan, bagaimana ceritanya. Itu hanya isu saja tetapi harus kita sikapi bersama. Saya kira ini juga merupakan tantangannya dalam mengemban pekerjaan saya sebagai menteri pertanian," ucap Syahrul.

Sekedar mengingatkan,  data luas lahan baku sawah sebelum KSA 2018 adalah 8,1 juta hektare. Namun, setelah divalidasi oleh BPN/ATR dan Kementan serta beberapa kementerian dan lembaga lain, luas baku sawah tahun 2019 menjadi 7,46 juta hektare. (OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Ekonomi Masyarakat Kepulauan Terhambat Aturan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:45 WIB
Kendala dalam pengiriman logistik saat ini ialah pada aturan muatan barang dari Menteri Perdagangan, bukan pada PT Pelayaran Nasional...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Pemerintah Lirik Sagu untuk Sumber Pangan

👤Ham/E-3 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:40 WIB
Selain beras, sagu menjadi salah satu komoditas yang kini dikembangkan untuk menuju ketahanan dan kedaulatan...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Penaikan Cukai Beratkan Petani Tembakau

👤Try/Ant/E-1 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:35 WIB
“Petani tembakau telah cukup sengsara dengan adanya kenaikan cukai tembakau 23% pada tahun ini dan juga tekanan pandemi,” ujar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya