Rabu 12 Februari 2020, 11:14 WIB

Sanders Unggul Sementara di Pemilihan New Hampshire

Willy Haryono | Internasional
Sanders Unggul Sementara di Pemilihan New Hampshire

AFP/Joe Raedle/Getty Images
Bernie Sanders

 

SENATOR Bernie Sanders memimpin sementara dalam pemilihan pendahuluan (primary) Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) di New Hampshire, Selasa (11/2) waktu setempat.

Sanders unggul dibanding beberapa kandidat calon presiden lainnya, seperti Pete Buttigieg, Amy Klobuchar, dan juga mantan wakil presiden AS Joe Biden.

Sanders membutuhkan kemenangan usai kalah dari Buttigieg dalam kaukus Iowa, pekan kemarin.

Berdasarkan penghitungan di seperempat dari semua tempat pemungutan suara di New Hampshire pada pukul 20.00 waktu AS, Sanders berada di urutan pertama dengan raihan 28%.

Buttigieg, seorang mantan wali kota dari negara bagian Indiana, berada di bawah Sanders dengan 23%. Sementara senator Klobuchar 21%.

Baca juga: Kandidat Demokrat AS Berebut Suara di New Hampshire

Biden, yang juga tampil buruk di Iowa, belum dapat menembus tiga besar di New Hampshire. Sebelumnya ia pernah berkata bahwa dirinya mungkin tidak akan berjaya dalam pemilihan pendahuluan di New Hampshire.

Sementara Andrew Yang, seorang wiraswasta di bidang teknologi, membatalkan pencalonannya sebagai kandidat capres Demokrat. Ia merasa pemilu AS 2020 bukan waktu yang tepat untuk maju.

"Anda semua tahu saya senang matematika dan sudah jelas dari angka malam ini menunjukkan bahwa saya tidak akan bisa menang," ucap Yang, yang berada di urutan kedelapan dengan raihan 3%, dikutip dari AFP, Rabu (12/2).

New Hampshire adalah rumah bagi 1,3 juta warga. Sanders, seorang senator berusia 78 tahun, telah mengalahkan Hillary Clinton dalam primary di New Hampshire.

Meski Sanders diprediksi menang di New Hampshire, Buttigieg yang berada di urutan kedua masih tetap unggul karena berjaya di kaukus Iowa.

Saat ini, Buttigieg berada di angka 10% dalam jajak pendapat nasional AS. Ia mendapat banyak dukungan dari kelompok Afrika Amerika yang tersebar di sejumlah negara bagian. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More