Rabu 12 Februari 2020, 05:30 WIB

Kemendikbud Latih Direktur Politeknik Jadi CEO

(Aiw/H-3) | Humaniora
Kemendikbud Latih Direktur Politeknik Jadi CEO

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Vokasi Patdono Suwignjo

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Vokasi berupaya melakukan peningkatan kapasitas kepala sekolah menengah kejuruan (SMK) dan direktur politeknik. Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Vokasi Patdono Suwignjo meng-ungkapkan, peningkatan kompetensi ini akan dilakukan dalam bentuk pelatihan dengan anggaran sebesar Rp21,18 miliar.

"Tujuannya tidak untuk menjadi dosen atau menjadi guru, tetapi kita didik, kita latih, supaya bisa menjadi CEO untuk SMK maupun untuk politeknik. Jadi materi pelatihannya itu berbeda," jelas Patdono dalam RDP bersama Komisi X DPR di Gedung DPR, kemarin.

Pada kesempatan yang sama, Patdono mengungkapkan, tahun ini Kemendikbud berencana membuat kebijakan baru yaitu tidak meluluskan mahasiwa politeknik yang belum memiliki sertifikat kompetensi. Kemendikbud mendorong mahasiswa untuk mengambil sertifikat kompetensi yang tidak hanya dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) tetapi juga bekerja sama dengan forum pengarah vokasi sehingga sertifikat yang diterima mahasiswa diakui industri. (Aiw/H-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More