Selasa 11 Februari 2020, 21:26 WIB

Brebes Siap Terima Rp13 Triliun untuk Kawasan Industri

Supardji Rasban | Nusantara
Brebes Siap Terima Rp13 Triliun untuk Kawasan Industri

MI/Supadji Rasban
Pembangunan Jalingkut pendukung kawasan industri Brebes

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah (Jateng) siap terima Rp13 triliun untuk membangun kawasan industri.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baperlitbangda) Brebes, Edy Kusmartono meinilai anggaran itu mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi 7 persen.

Menurutnya, pembangunan Kawasan Industri Brebes (KIB) dilakukan menyusul penetapan rencana prioritas percepatan pembangunan ekonomi nasional dan Jawa Tengah.

''Anggaran Rp13 Triiun itu sudah ditetapkan dalam rapat terbatas antara Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 9 Juli 2019 di Istana Bogor," ujar Edy, kemarin.

Edy menyampaikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi 7%, Ganjar mengajukan usulan 12 program prioritas ke Presiden, salah satunya pengembangan kawasan industri, yaitu Kawasan Industri Brebes.

Edy menjelaskan, setelah revisi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) rampung, tahap pembangunan KIB sudah sampai pada penunjukkan operator yang ditugaskan Kementerian BUMN untuk segera menyelesaikan dokumen pengadaan tanah.

"Sekarang kita dengan BPN masih memetakan kepemilikan tanah. Targetnya 15 Februari nanti dokumen perinciannya sudah ada dan kita kaji kelayakannya," terangnya.

Edy menguraikan tahapan selanjutnya yakni penetapan lokasi oleh Gubernur Jawa Tengah. Penetapan lokasi menjadi dasar untuk melakukan
pembebasan lahan. Penetapan lokasi sudah dilakukan baik pemerintah pusat, provisi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yang ditarget pada Juni 2020 rampung.

"Mudah-mudahan bulan Juni sudah ada action kaitannya denan rencana Kawasan Industri Brebes," ucap Edy.

Edy menerangkan, total anggaran sebesar Rp13,985 triliun berasal dari APBN dan kerjasama pemerintah dan badan usaha.

"Porsi terbesar APBN ada sekitar Rp9 triliun," jelasnya.

Sedangkan lokasi KIB meliputi wilayah Kecamatan Losari, Kecamatan Tanjung, dan Kecamatan Bulakamba. Untuk luas lahan yang dibutuhkan mencapai 3.976 hektare (Ha). Lokasi yang direncanakan sebagai KIB tersebut sudah ada sejumlah infrastruktur pendukung.

"Di antaranya Jalan Tol Trans Jawa, Jalan Nasional Pantura Cirebon-Semarang, Jalan Nasional Tengah Pejagan-Prupuk, Jalan Lingkar Utara
Brebes-Tegal, dan Pelabuhan Tegal dan Cirebon," papar Edy. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Tanpa Surat Bebas Korona Jangan Melintas di Ngada

👤Palce Amalo 🕔Selasa 02 Juni 2020, 03:10 WIB
Pemerintah Kabupaten Ngada minta seluruh orang yang melintas di wilayahnya menaati protokol kesehatan, termasuk mengantongi surat...
MI/Benny Bastiandy

Jabar akan Tingkatkan Tes Massal Covid-19

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 02 Juni 2020, 02:55 WIB
Peningkatan kewaspadaan dengan melakukan pengetesan masif via mobile covid-19 ini diyakini apat menekan potensi persebaran yang...
ANTARA/Novrian Arbi

Laju Penambahan Kasus Korona di Jabar Melandai

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 02 Juni 2020, 02:45 WIB
Dari 300-an pasien yang sempat dirawat di RSHS, kini tersisa sekitar 14 orang yang masih dirawat di ruang isolasi. Artinya, pasien-pasien...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya