Selasa 11 Februari 2020, 21:10 WIB

Tiongkok Sampai Amerika Siap Investasi di Ibu Kota Baru Indonesia

Hilda Julaika | Ekonomi
Tiongkok Sampai Amerika Siap Investasi di Ibu Kota Baru Indonesia

MI/ MOHAMAD IRFAN
Maket Pemenang Ibu Kota Baru, di Gedung Auditorium PUPR, Jakarta, Senin (23/12).

 

MENTERI Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan sudah ada beberapa negara yang tertarik berinvestasi di pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Baru.

Namun, dari deretan negara tersebut hingga saat ini belum dapat dipastikan. Hal ini disebabkan masih terdapat pertimbangan skema bisnis yang perlu dilakukan.

Baca juga: Badan Otorita IKN Dibentuk Januari 2020

Adapun beberapa negara yang sudah menyampaikan ketertarikan yakni, Amerika Serikat, Tiongkok, Inggris, Jerman, Denmark, Italia, dan Singapura.

"Banyak sekali negara luar yang ingin berinvestasi. Tapi kan kita juga harus melihat skema-skema yang mereka tawarkan," ujarnya di Kantor Kementerian PPN/Bappenas Jakarta, Selasa (11/2).

Adapun skema bisnis yang dimaksud baik terkait kepentingan para negara calon investor maupun kepentingan Indonesia. Menurut Suharso hal ini perlu dipertimbangkan dengan matang. Agar menghindari terjadinya kekecewaan kerjasama bisnis lantaran skema bisnisnya tidak proper.

"Kita juga harus melihat skema-skema yang mereka tawarkan.  Baik untuk kepentingan mereka sendiri dan juga untuk kepentingan kita. Jadi jangan sampai kita menawarkan sesuatu yang kemudian tidak proper. nanti mereka kecewa, kita juga ikut kecewa," tegasnya.

Menurut rencana, ibu kota Indonesia akan pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur, tepatnya di sebagain wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. (Hld/A-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More