Selasa 11 Februari 2020, 21:50 WIB

Lapak Penjual Nasi Kapau di Senen Rampung Maret 2020

Retno Hemawati | Megapolitan
Lapak Penjual Nasi Kapau di Senen Rampung Maret 2020

Ist
Lapak Nasi kapau Senen

 

FASILITAS yang dibangun oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat untuk menggantikan tempat bagi para penjual nasi kapau yang dibongkar untuk pelebaran trotoar di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat ditargetkan rampung pada Maret 2020.

"Targetnya bulan Maret harus kelar, ini sudah dua bulan pengerjaannya dari awal Januari sampai sekarang Februari," kata Koordinator pedagang Nasi Kapau JP 34 Yani saat ditemui sedang memantau pengerjaan fasilitas bagi para pedagang di trotoar Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (11/2).

Berdasarkan pantauan saat ini pengerjaan untuk fasilitas pedagang nasi kapau dalam tahapan pengecatan rangka- rangka, perampungan wastafel sebagai tempat cuci piring pedagang, serta pemasangan atap bagi rangka besi yang sudah disusun.

Pengerjaan pemasangan rangka- rangka besi untuk dijadikan tempat berjualan itu pun nampak tidak menganggu para pedagang nasi kapau yang saat ini berada di tempat relokasi sementara di tanah milik Kementerian PUPR RI. "Ini tinggal finishing saja sih, kita nanti pasang atap khas Rumah Minang sebagai ornamen pelengkap," kata Yani.

Fasilitas pedagang nasi kapau itu lebih kecil dari yang sudah ada sebelumnya yaitu dari ukuran lapak 4 meter x 4 meter berubah menjadi 4 meter x 2,5 meter yang tersedia di lahan sepanjang 210 meter.

Meski demikian Yani mengatakan para pedagang yang tergabung dalam binaan Sudin UMKM Jakarta Pusat itu mengaku bersyukur diberikan lapak lagi oleh pemerintah untuk menjajakan dagangannya di kawasan Kramat itu. "Kami bersyukur saja, lapaknya memang kecil tapi kalau yang datang banyak tidak apa- apa. Kan percuma juga lapaknya besar kalau tidak ada pengunjung," kata Yani.

Sebelumnya, pedagang Nasi Kapau yang biasa berjualan di trotoar Kramat, Senen, Jakarta Pusat harus direlokasi karena ada pekerjaan pelebaran trotoar oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Para pedagang itu direlokasi ke lahan kosong di belakang kawasan Kramat milik Kemeterian PUPR selama 6 bulan terakhir menunggu fasilitas yang baru kembali dibangun oleh Pemkot Jakarta Pusat. (Ant/OL-12)
 

Baca Juga

Antara

Polda Metro Gelar Simulasi Karantina Tanpa Tutup Jalan

👤Tri Subarkah 🕔Senin 30 Maret 2020, 15:00 WIB
"Berdasarkan kebijakan pemerintah, polisi harus siap. Makanya kita akan laksanakan kegiatan pelatihan simulasi dalam rangka pengamanan...
MI/RAMDANI

​​​​​​​Polri Terus Godok Simulasi Karantina Wilayah Jakarta

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 30 Maret 2020, 13:51 WIB
Polisi tidak bisa melakukan penutupan jalan secara sepihak. Maka, pihak Polri akan menanti kebijakan pemerintah pusat terkait ketetapan...
Dok.MI

Polisi Tangkap Pembuat Video Hoaks Kalimalang

👤Tri Subarkah 🕔Senin 30 Maret 2020, 13:45 WIB
Polres Jakarta Timur menangkap seorang pria berinisial HR, yang membuat sekaligus menyebarkan video hoaks lockdown di Cipinang Melayu dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya