Rabu 12 Februari 2020, 02:40 WIB

Nomor Ganda Jadi Andalan

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Nomor Ganda Jadi Andalan

ANTARA
Pasangan bulu tangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu

TIM bulu tangkis putri Indonesia hari ini akan memulai perjuangannya di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2020 yang telah berlangsung sejak kemarin di Manila, Filipina. Dengan Filipina, tim putri Indonesia lebih baik di atas kertas.

Filipina sendiri kemarin telah melakoni laga perdananya melawan Negeri Gajah Putih dan kalah telak dengan skor 5-0. Sementara tim putri Korea Selatan yang ada di Grup X, menang 5-0 dari tim Kazakhstan.

Kepala pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian sepertinya tidak akan melakukan perombakan pasangan ketika anak asuhnya melawan Filipina.Biasanya Eng Hian melakukan bongkar pasang pemain di beberapa turnamen beregu sebelumnya.

Nomor ganda di Manila akan jadi andalan Indonesia di sektor putri dan mereka yang bakal jadi senjata utama ialah Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang kini duduk di peringkat delapan dunia.

Selain Greysia/Apriyani, tim ganda putri Indonesia juga diperkuat oleh Ni Ketut Mahadewi Istarani/Tania Oktaviani Kusumah dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

“Sepertinya tidak ada perombakan selama di sini karena tujuan utamanya mau mengamankan posisi tim untuk ke putaran final nanti,” ujar Eng Hian.

“Penurunan pemain tergantung kebutuhan tim. Kalau lawannya belum berat, kemungkinan Greysia/Apriyani tidak turun, akan kasih kesempatan ke Fadia/Ribka dan Ketut/Tania,” lanjut dia.

Dari nama-nama yang ada di nomor ganda, Eng Hian menaruh harapan besar kepada Siti/Ribka. Dia menginginkan penampilan kedua anak asuhnya itu bisa lebih baik dibanding ketika turun di SEA Games 2019 yang juga berlangsung di Filipina.Dalam laga melawan Thailand di ajang itu, Siti/Ribka dikalahkan Chayanit Chaladchalam/Phataimas Muenwong, dengan skor 8-21 dan 17-21.

“Hasil evaluasi di SEA Games itu mereka tidak bisa bermain dengan normal, karena mereka merasa ada pressure, semoga di sini bisa main lebih baik dan bisa menyumbang poin untuk tim,” ungkap Eng soal Fadia/Ribka.


Tetap waspadai Thailand

Setelah Filipina, Thailand menjadi lawan kedua yang akan dihadapi di Grup Y pada Kamis (13/2). Indonesia dinilai memiliki peluang untuk unggul dari Thailand.

Faktor pendukungnya adalah karena negara tersebut tidak menurunkan Ratchanok Intanon, pemain utamanya di nomor tunggal putri. Thailand seperti diketahui cukup kuat di nomor tunggal putri.

Namun, tanpa Intanon, Thailand tetap memiliki pemain yang bisa dikerahkan, seperti Busanan Ongbumrungphan dan Pornpawee Chochuwong.

Jika Gregoria yang harus bertemu Ongbumrungphan, ada kemungkinan Indonesia bisa mendapatkan poin. Dari tiga pertemuan terakhir, Gregoria selalu menang dari Ongbumrungphan.

Selain Gregoria, Indonesia di nomor tunggal memiliki Ruselli Hartawan. Dia pernah kalah dari Chochuwong, namun itu pun hanya dari sekali pertemuan.

“Kami yakin di partai pertama Gregoria bisa mengatasi, dilihat dari rekor pertemuan juga kan Gregoria masih unggul dari Ongbumrungphan. Kalau Ruselli memang masih kalah di pertemuan terakhir dari Chochuwong. Tapi, saya rasa kali ini kami bisa menghadapi,” jelas Rionny.(BadmintonIndonesia/R-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More