Selasa 11 Februari 2020, 20:40 WIB

Pentingnya Peran Orang Tua dalam Penggunaan Gawai pada Anak

Achmad Maulana | Humaniora
Pentingnya Peran Orang Tua dalam Penggunaan Gawai pada Anak

Istimewa
Ketua Yayasan dari Sekolah Victory Plus Bekasi, Yustina Ries Sunarti saat memberi penjelasan dalam seminar.

 

SEBAGAI orang tua kadang mungkin terkejut dengan piawainya anak dalam menggunakan gawai. Bahkan tidak jarang mereka jauh lebih pintar dari orang tua.

Memang bukan hal yang aneh lagi saat ini jika kita melihat anak-anak balita dekat dengan gadget. Hal itu lantaran gadget seperti sudah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Gawai Picu Gangguan Jiwa pada Balita

Itu sebabnya semua orang tua harus mulai pandai mengatur penggunana gawai pada anak-anak mereka. Ketua Yayasan dari Sekolah Victory Plus Bekasi, Yustina Ries Sunarti dalam seminar bertajuk 'Bimbinglah Anak-anak Anda untuk menggunakan Gawai secara Cerdas, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

“Sebagai orang tua kita harus mengetahui tentang screen time,” sebut Yustina yang juga seorang praktisi pendidikan.

Yustina menerangkan bahwa menurut esafety.gov.au/iparent, screen time adalah waktu yang dihabiskan di depan layar (gawai,TV, komputer) hanya sebagai hiburan saja seperti bermain gim, menonton film serial, snapchat streaks, dan lain-lain.  Adapun kegiatan belajar, riset, ataupun yang bersifat kreatif dan  menghasilkan berbagai hal yang produktif yang dilakukan di gawai, TV, maupun komputer tidak termasuk dalam kategori screen time.

"Jadi bagi Anda yang memiliki anak yang baru berumur dua tahun, sama sekali tidak disarankan untuk memiliki screen time. Sementara berdasarkan rentang umur anak usia di atas dua sampai dengan lima tahun, periode screen time maksimal adalah satu jam dan maksimal dua jam bagi yang memiliki usia di atas lima tahun sampai dengan 17 tahun," jelasnya

Ia pun membagikan kiat dalam memandu anak untuk menggunakan gawai secara positif. “Yang dibutuhkan anak adalah batasan dari orangtua. Para orangtua harus menerapkan aturan main terhadap screen time anak.”

Orang tua, kata dia, harus jadi anutan anak dalam penggunaan gadget, termasuk jam dan waktu yang diperbolehkan. Pada saat tersebut bukan hanya anak yang tidak boleh menggunakan gawai, namun juga orang tua.

Salah satu hal lagi yang harus ditegaskan kepada anak adalah bahwa gawai yang mereka gunakan adalah bukan milik mereka, melainkan dipinjamkan oleh orangtua untuk digunakan hal yang positif.

Yustina menambahkan bahwa banyak sekali terdapat aplikasi pada gawai yang dapat diunduh gratis yang dapat digunakan anak untuk menghasilkan karya positif, seperti belajar mengenal huruf dan angka, menggambar, hingga aplikasi yang dapat digunakan untuk belajar.

Ditambah lagi, kata dia, bahaya radiasi dari sinyal gawai.  “Jauhkan gawai pada saat Anda akan tidur di malam hari, dan aktifkan mode pesawat sehingga tidak ada ekspos radiasi sinyal gawai, namun kita masih dapat dihubungi melalui jaringan telepon biasa,” ujarnya. (Ant/A-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More