Selasa 11 Februari 2020, 11:55 WIB

Setujui Formula E di Monas, Anies Diminta Perhatikan Cagar Budaya

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Setujui Formula E di Monas, Anies Diminta Perhatikan Cagar Budaya

MI/Saskia Anindya
Monas jadi lokasi gelaran Formula E

 

ANGGOTA DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Judistira Hermawan, menyetujui lokasi penyelenggaraan Formula E di kawasan Monas. Namun, ia meminta agar tempatyang merupakan cagar budaya itu juga diperhatikan.

"Saya pikir Monas itu perlu dijaga karena cagar budaya. Jangan sampai ada kerusakan yang bersifat destruktif. Tapi, kami apresiasi dan Alhamdulillah dapat persetujuan dari komisi pengarah untuk bisa (digelar) di Monas," kata Judistira.

Menurutnya, ajang balapan mobil listrik ini perlu dikoordinasikan dengan baik antara pemerintah daerah dengan pusat. Hal ini, guna menghindari kesalahan seperti miskomunikasi.

"Formula E ini kan merupakan hajatan dari Pemprov DKI, yang menghelat kegiatan balap internasional. Tentu, kita harus berkoordinasi jangan sampai ada kesalahan lagi seperti kemaren soal revitalisasi Monas," kata kakak kandung artis Nia Ramadhani ini.

Baca juga: Setneg Bolehkan Formula E di Monas, Asal Sesuai UU Cagar Budaya

Judistiran yakin warga Jakarta mendukung acara internasional itu. Ia pun menganggap ajang balapan Formula E bisa mendatangkan wisatawan asing yang banyak. Ia mencontohkan Singapura dan Monako yang sigap dalam pelaksanaan Formula E.

"Masyarakat harus mendukung ini, untuk memberikan kesan kepada dunia bahwa kita adalah kota yang ramah terhadap wisatawan. Jangan sampai Jakarta dilihat kota yang penuh demo saja," tutur Judistira

"Untuk di Jakarta, masyarakat dunia khususnya pecinta otomotif (bisa nilai) 'Oh jakarta bagus ya'. Pun sekaligus memperkenalkan wisata seperti di Ancol atau Kepulauan Seribu juga kan," imbuh Judistira.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Ida Mahmudah, tegas menolak ajang balapan Formula E diadakan di kawasan Monas.

"Seharusnya tidak boleh. Saya berpikir untuk Pemda DKI pertimbangkan ulang, kalau memang formula E itu di DKI. Saya berharap Pak Gubernur mempertimbangkan ulang, karena memang tidak memadai situasinya," kata Ida.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More